Daging Kelinci, Daging Putih yang Dapat Mencegah Kanker, Darah Tinggi dan Sembuhkan Asma
berita

12 April 2019 17:10
Watyutink.com – Saat ini semakin menjamur peternakan kelinci. Pasalnya permintaan akan hewan ini cenderung meningkat. Bukan hanya sebagai hewan piaraan yang lucu dan menggemaskan, kelinci juga menjadi salah satu alternatif bahan makanan yang sehat.

Para ahli menyakini daging hewan bertelinga panjang ini memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Disebutkan bahwa kandungan gizi dalam daging kelinci tak kalah dengan daging sapi atau ayam.

Tahukah Ada kandungan nutrisi apa saja yang terdapat dalam daging kelinci dan apa pula manfaatnya bagi kesehatan?

Daging kelinci adalah bahan makanan yang tergolong ‘daging putih’. Meski warnanya tidak benar-benar putih, namun daging kelinci dan daging ayam memiliki warna yang tidak ‘semerah’ daging sapi atau kambing. Itulah sebabnya daging kelinci, ayam, dan ikan disebut sebagai daging putih.

Meski berbeda dengan daging merah, namun bukan berarti kandungan gizi dalam daging kelinci kalah dibadingkan daging merah. Hasil penelitian menyebutkan dalam 100 gram daging kelinci terdapat sekitar 175 kilokalori, 33 gram protein, 123 miligram kolesterol, dan lemak 3,5 gram. Selain itu terkandung pula vitamin dan mineral seperti  Vitamin B12, B3, magnesium, selenium, fosfor dan zat besi.

Itulah sebabnya daging kelinci dipercaya memiliki beragan manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk menyembuhkan penyakit asma. Kandungan ketotifen dalam daging kelinci, terutama hati dan jantungnya diyakini dapat mencegah penyakit pernafasan ini kambuh secara tiba-tiba. Selain itu menkonsumsi daging kelinci juga menghindarkan penderita asma mengalami batuk dan tersengal-sengal.

Namun dianjurkan daging kelinci diolah dengan cara direbus atau dipanggang. Meski terasa lebih nikmat, sebaiknya hindari mengolah daging kelinci dengan cara digoreng.

Manfaat lain dari daging kelinci adalah mencegah serangan jantung. Daging kelinci mengandung kolesterol tak jenuh atau kolesterol baik yang mampu menekan jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu kadungan natrium dalam daging kelinci juga bisa membantu menyehatkan salah satu organ penting dalam tubuh manusia ini.

Selain itu  kandungan kolesterol baik dalam daging kelinci juga bisa membantu mengurangi risiko serangan darah tinggi atau hipertensi.

Sedangkan kandungan naicin, selanium dan vitamin B dalam daging kelinci dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Itulah sebabnya menkonsumsi daging kelinci dapat menjadi alternatif dalam mendukung pola hidup sehat.

Bagi Anda umat Muslim, tak peru khawatir dengan kehalalan daging kelinci. Pasalnya para ahli agama sepakat daging hewan pemakan rumput, sayur dan wortel ini adalah halal. Hal ini dipekuat dengan adanya hadis-hadis dan sumber hukum Islam lainnya yang mendukung kehalalan daging kelinci.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Didin S. Damanhuri, Prof., Dr., SE., MS., DEA

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik