Daun Pegagan, Solusi Tampil Awet Muda Hingga Tingkatkan Kesehatan
berita
Sumber Foto : tribunnews.com
05 October 2019 15:40
Watyutink.com – Daun pegagan (Centella asiatica) sering dianggap sebagai tanaman liar. Tanaman ini banyak ditemui di perkebunan, ladang, pematang sawah, hingga tepi jalan. Dibalik anggapan sebagai tanaman liar, ternyata daun ini sudah banyak digunakan untuk pengobatan tradisional di Tiongkok dan India karena kandungannya yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Tahukah Anda manfaat dari daun pegagan untuk tubuh?

Daun pegagan atau biasa disebut bebele oleh masyarakat Lombok ini mengandung vitamin E yang sangat bagus untuk kesehatan kulit. Rutin mengkonsumsi daun ini mampu membuat kulit halus dan mulus.

Baca Juga

Daun pegagan mengandung senyawa yang bernama glikosida triterpenoid yang memiliki berbagai manfaat. Senyawa ini mampu meningkatkan kolagen dalam tubuh sehingga mampu menyamarkan stretch mark yang telah ada, dan mencegah terbentuknya stretch mark baru. Selain itu akibat meningkatnya produksi kolagen, kulit menjadi lebih elastis dan awet muda.

Senyawa triterpenoid juga bermanfaat untuk mempercepat pemyembuhan luka dengan cara memperkuat jaringan kulit dan meningkatkan suplai darah ke area luka.

Kandungan asiaticoside pada daun pegagan mampu menyamarkan bekas luka seperti keloid atau bekas sayatan saat operasi. Hal ini otomatis mampu meningkatkan rasa percaya diri Anda dalam berpenampilan.

Kandungan antibakteri dalam daun pegagan dinilai efektif dalam mengatasi gangguan pencernaan seperti diare, asam lambung, dan perut kembung. Selain itu kandungan antiulcer dalam daun ini mampu mengatasi luka pada dinding perut dan usus dua belas jari.

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam daun ini tidak bisa dianggap remeh. Antioksidan mampu menangkal radikal bebas agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

FOLLOW US

Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja