Genjer, Sayur Pahit yang Kaya Manfaat
berita
Sumber Foto : tribunnews.com
04 October 2019 08:00
Watyutink.com – Genjer atau paku rawan (Limnocharis flava) termasuk tumbuhan gulma yang biasa ditemui di sawah atau perairan dangkal. Genjer dulunya menjadi sayuran alternatif apabila tidak ada sayur lain yang bisa dimasak. Namun siapa sangka, sekarang genjer menjadi menu favorit karena khasiatnya yang sangat baik untuk kesehatan serta rasanya yang membangkitkan selera makan.

Tahukah Anda kandungan dari sayur genjer yang bermanfaat bagi kesehatan?

Bukan jadi rasahasia lagi jika sayur mengandung serat yang tinggi, termasuk sayur genjer. Kandungan serat dalam sayur genjer mampu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, mengikat lemak dalam tubuh, meningkatkan metabolism tubuh, dan menstabilkan gula darah.

Baca Juga

Selain serat, sayur genjer mengandung protein yang cukup tinggi. Dalam 100 gram sayur genjer mengandung protein sebesar 1,7 gram. Jumlah yang cukup tinggi untuk kandungan protein dalam sayur hijau. Protein berguna untuk membentuk massa otot, menambah stamina dan tenaga, serta mengikat lemak dalam tubuh.

Kelebihan sayur genjer tidak berhenti disitu. Sayur ini juga mengandung kalsium. Dalam 100 gram penyajian genjer, terkandung 64 mg kalsium. Kalsium sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi, menjaga kesehatan tulang dan gigi, dan mencegah osteoporosis.

Sayur genjer juga mengandung fosfor. Dalam 100 gram sayur genjer mengandung 33 mg fosfor. Fosfor bersama dengan kalsium dalam tubuh berfungsi untuk mencegah osteoporosis, meningkatkan kekuatan tulang, serta menjaga kesehatan tulang.

Kandungan lain dalam sayur genjer yaitu zat besi. Dalam 100 gram sayur genjer mengandung 2,1 mg zat besi. Zat besi bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah serta mempercepat penyembuhan luka.

Yuk, konsumsi sayur genjer.

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

FOLLOW US

Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja