Haruskah Minum Obat Batuk Saat Terserang Uhuk....uhuk...
berita

09 December 2018 16:30
Watyutink.com - Batuk adalah penyakit yang sering dialami saat musim pancaroba. Saat menderita batuk, seringkali kita buru-buru minum obat batuk agar uhuk....uhuk.... segera hilang. 

Tahukah Anda, sebenarnya batuk bisa sembuh dengan sendirinya tanpa bantuan obat batuk. 

Batuk sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan respon alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari dahak dan penyebab iritasi, seperti asap dan debu, atau penyebab infeksi seperti virus dan bakteri. 

Batuk dapat reda dengan sendirinya dalam waktu tiga minggu. Namun bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsi obat batuk. Penggunaan obat batuk dapat dilakukan tergantung kondisinya.

Biasanya obat batuk diperlukan saat kita mengalami batuk disebabkan oleh bakteri. Umumnya dokter akan memberikan antibiotik yang wajib dihabiskan. Dokter juga dapat meresepkan sirup batuk ekspektoran untuk mempermudah keluarnya dahak dan obat antitusif untuk menekan batuk.

Kita juga bisa mengkonsumsi obat batuk saat batuk yang kita derita sudah mulai menggangu aktivitas sehari-hari seperi bekerja, belajar atau tidur. 

Selain menggunakan obat-obatan kimiawi, kita juga bisa meredakan batuk secara alami. Minum air yang cukup dipercaya dapat meredakan batuk Pasalnya air putih dapat membantu mengencerkan dahak dan menjaga tenggorokan tetap lembab. 

Mengkonsumsi minuman hangat ditambah lemon diyakini akan membuat tenggorokan terasa lebih nyaman. Baik juga ditambahkan madu untuk meredakan batuk. 

Saat batuk, sebaiknya kita mandi menggunakan air hangat. Uap yang keluar dari air hangat dapat membantu meredakan batuk dan membuang ingus, termasuk batuk yang berasal dari alergi.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi