Ikan Cue, Murah Harganya Banyak Manfaatnya, Bisa Sehatkan Jantung dan Cegah Darah Tinggi
berita

31 August 2019 13:55
Watyutink.com – Manfaat ikan bagi kesehatan sudah tak perlu diragukan. Rasanya pun tak perlu disangsikan, enak dan menyehatkan. Namun sayangnya ikan adalah bahan makanan yang sangat mudah rusak dan busuk. Itulah sebabnya berbagai cara dilakukan guna mengawetkan ikan agar bisa dinikmati untuk waktu yang lebih lama.

Salah satu cara yang kerap dilakukan adalah dengan mengolahnya menjadi ikan cue. Dibeberapa daerah ikan cue juga disebut sebagai ikan pindang.

Ternyata mengolah ikan menjadi ikan cue atau pindang, selain menambah rasa juga memberikan manfaat tambahan. Pasalnya ikan cue diketehui memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda apa manfaat ikan cue atau pindang bagi kesehatan?

Ikan cue atau pindang adalah salah satu proses pengawetan ikan. Prosesnya mirip dengan pembuatan ikan asin, yakni membalurkan garam pada ikan. Selanjutnya ikan direbus dalam garam hingga mendidih. Proses ini selain menjadilan ikan lebih tahan lama juga menambah cita rasa dan memperbaiki tekstur badan ikan. Beberapa jenis ikan yang kerap dilolah menjadi ikan cue adalah tongkol, cakalang, selar, lemuru, dan bandeng.

Selain itu, pembuatan ikan cue juga menjadikannya lebih bemanfaat bagi kesehatan. Hal ini lantaran kadungan protein dalam ikan cue cukup tinggi. Protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pembentukan otot, tulang, kulit, dan darah. Protein juga bermanfaat memperbaiki kekebalan tubuh atau sistem imun.

Ikan cue atau pindang juga bermanfaat mencegah terjadinya anemia atau kurang darah. Kandungan protein tinggi dalam ikan cue dapat memperbaharui sel-sel darah merah. Akibatnya tubuh akan tercukupi kebutuhan hemoglobin yang bermanfaat membawa dan mengedarkan oksigen dalam tubuh.

Ikan cue juga dapat meminimalisir risiko serangan jantung. Pakar biokimia pangan dan gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Made Astawan MS mengatakan, ikan cue atau pindang mengandung protein dan berbagai jenis mineral yang cukup tinggi, seperti vitamin A dan asam omega-3.

Omega-3 berfungsi meningkatkan elastisitas arterial dan menurunkan risiko detak jantung abnormal. Selain itu omega-3 membuat tekanan darah lebih terjaga. Itulah sebabnya ikan cue dapat menyehatkan jantung dan mencegah penyakit serangan darah tinggi atau hipertensi.

Ikan cue juga dapat mencegah serangan penyakit akibat kolesterol jahat. Pasalnya ikan pindang memiliki kandungan lemak tak jenuh yang bermanfaat meningkatkan kadar kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL). Jika kadar HDL meningkat maka kadar kolesterol jahat atau  low density lipoprotein (LDL) otomatis menurun. Itulah sebabnya mengonsumsi ikan cue dapat mencegah penyumbatan darah dan terbawanya koleterol jahat hingga ke organ hati.

Ikan cue juga dapat menjaga kesehatan mata. Pasalnya, selain mengandung omega-3, ikan cue juga kaya akan vitamin A. Kedua nutrisi ini diyakini sangat bermanfaat untuk kesehatan mata, baik pada orang dewasa terlebih anak-anak.

Ikan cue juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun. Kandungan vitamin A yang cukup tinggi diyakini meningkatkan sistem imun dan melindungi tubuh dari serangan berbagai jenis penyakit. Ikan cue juga memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Hal ini menjadikan ikan cue mampu melindungi otak dari berbagai penyakit seperti demensia atau pikun.

Ikan cue juga kaya akan kandungan serat. Hal ini menjadikan ikan cue bermanfaat menjaga kesehatan sistem pencernaan. Sedangkan kandungan vitamin B kompleks dalam ikan cue membuat metabolisme tubuh berjalan lebih baik. Vitamin B kompleks juga mampu memelihara kesehatan rambut dan kuku serta mencegah penuaan dini.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Robin, S.Pi., M.Si.

Dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kandidat Doktor IPB, Tenaga Ahli Komisi IV DPR-RI

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik