Ini Tanaman Penghilang Polusi di Rumah
berita

06 August 2019 16:55
Watyutink.com - Salah satu penyebab menurunnya kesehatan tubuh adalah polusi udara. Polusi udara terdapat di mana-mana termasuk di dalam rumah. Salah satu solusi untuk mengatasi polusi udara dalam rumah yaitu dengan menanam pohon. Tetapi minimnya lahan pekarangan bisa menjadi penghalang tersendiri. Untuk mengatasinya, dapat menggunakan tanaman hias yang bisa diletakkan di dalam rumah. 

Tahukah Anda jenis-jenis tanaman hias yang dapat menyerap polusi udara dalam rumah?

Tanaman hias dalam rumah tidak hanya berfungsi sebagai estetika tapi juga sebagai pembersih udara. 
Sansevieria atau yang akrab disebut lidah mertua merupakan salah satu jenis tanaman yang sering dijadikan tanaman hias di dalam rumah. Tanaman ini dipercaya mampu menghilangkan racun seperti formaldehida, benzena, trichloroethylene dalam udara. Selain itu, keunikan tanaman ini yaitu mampu menyerap CO2 (karbondioksida) dan melepas O2 (oksigen) di malam hari. Tumbuhan ini mampu bertahan hidup di tempat kering, sehingga dapat menghemat penggunaan air. Namun ujungnya yang runcing perlu dihindarkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Palm bambu merupakan salah satu tanaman hias yang paling baik menyaring racun seperti formaldehida, benzena, trichloroethylene dalam udara. Selain itu tanaman ini dipercaya mampu menguapkan bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam furniture yang dipernis. Perawatan tanaman ini pun terbilang cukup mudah, cukup diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari yang tidak terlalu lama dan disiram air secara teratur setiap hari. 

Chlorophytum atau akrab disebut tanaman laba-laba memiliki bunga kecil-kecil yang indah. Selain cantik, tanaman ini mampu menyerap racun seperti benzena, formaldehida, karbon monoksida, dan xilena dalam udara. Bentuknya yang kecil membuat tanaman ini tidak berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

Lidah buaya atau aloe vera selain bermanfaat untuk kecantikan tubuh, ternyata juga dapat membantu menyerap polusi udara dalam rumah. Lidah buaya mampu membersihkan racun formaldehida dan benzena yang berasal dari cat atau cairan pembersih. Perawatan tanaman ini sangat mudah, cukup diletakkan pada tempat yang terkena sinar matahari, dan disiram secara teratur setiap hari. 

Scindapsus merupakan jenis tanaman yang dipercaya ampuh hilangkan racun benzena dan formaldehida dalam udara. Perawatan tanaman ini sangat mudah, cukup diletakkan di tempat teduh dan disiram secara rutin setiap hari. Meskipun cantik untuk menghias ruangan, namun tanaman ini mengandung racun. Jadi perlu dihindarkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Peace lily merupakan salah satu tanaman hias yang berbunga. Tanaman ini bukanlah spesies dari bunga lili, tapi dari keluarga yang berbeda.  Tanaman ini mampu menyaring racun seperti formaldehida, benzena, dan zat kimia berbahaya lainnya yang berasal dari cairan cat dan pembersih ruangan. Meskipun berbunga cukup indah, perlu diingat bahwa tanaman ini beracun. Jika dipegang akan menimbulkan iritasi dan termakan akan menimbulkan sakit kepala. Oleh karena itu perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Begitu banyak jenis tanaman yang dapat dijadikan tanaman hias. Tapi alangkah baiknya untuk memilih jenis tanaman hias yang sesuai dengan kondisi rumah. Tidak hanya kualitas udara semakin baik, tapi keluarga juga terjaga keselamatannya. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Zaman Zaini, Dr., M.Si.

Dosen pascasarjana Institut STIAMI, Direktur Sosial Ilmu Politik CPPS (Center for Public Policy Studies), Staf Khusus Bupati MURATARA Sumsel

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Pemerintah Daerah Harus Berada di Garda Terdepan             Tegakkan Aturan Jarak Pendirian Ritel Modern dengan Usaha Kecil Rakyat             Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar