Jangan Buang Biji Kurma, Bisa Diolah jadi Obat Asam Urat, Darah Tinggi, Kolesterol dan Lemah Syahwat
berita
Sumberfoto: merdeka.com
05 May 2021 16:50
Watyutink.com – Selama bulan Ramadhan buah yang paling banyak dikonsumsi adalah kurma. Pasalnya buah khas Timur Tengah ini sangat dianjurkan dimakan saat buka puasa dan sahur. Hal ini lantaran kurma sangat banyak memiliki kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral yang berguna untuk kesehatan. Bukan hanya saat berpuasa, di luar bulan puasa pun kurma sangat baik dikonsumsi. Kandungan nutrisi dalam buah yang sangat digemari Nabi Muhammad SAW ini berguna untuk menjaga kebugaran tubuh.

Ternyata bukan hanya daging buah kurma yang berguna untuk kesehatan. Biji kurma pun bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan. Sayangnya banyak masyarakat yang tidak memahaminya. Biji kurma biasanya dibuang begitu saja. Padahal jika diolah, biji kurma bisa membawa manfaat yang luar biasa.

Tahukah Anda apa manfaat biji kurma bagi kesehatan dan bagaimana mengolahnya?

Seperti juga buahnya, biji kurma juga kaya akan kandungan nutrisi yang berguna bagi kesehatan seperti karbohidrat, serat, lemak, abu dan protein. Selain itu, biji kurma juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas, pemicu berbagai penyakit.

Saat ini biji kurma banyak diolah menjadi minyak yang fungsinya serupa dengan minyak zaitun. Bahkan di negara-negara Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab, biji kurma telah diolah menjadi produk sampingan dan dipasarkan secara besar-besaran.

Dalam sebutir buah kurma dengan berat empat hingga enam gram, 20 persennya adalah berat bijinya. Namun hal ini tergantung dari jenis dan verietas buah kurma. Selain itu tingkat kematangan buah kurma juga sangat menentukan.

Biji kurma merupakan benih yang dilapisi kulit keras, biasanya berbentuk lonjong dan memiliki embrio kecil. Satu buah kurma memiliki berat sekitar 4-6 gram atau sekitar 20 persen dari berat total buah kurma. Namun hal ini dipengaruhi juga dengan jenis buahz kematangan dan varietas buah kurma.

Biji kurma biasanya diolah menjadi minyak biji kurma. Pasalnya biji kurma mengandung antioksidan tinggi yang berguna melindungi tubuh dari penyakit kronis. Selain itu minyak biji kurma juga mengandung potasium, magnesium, kalsium, dan fosfor yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Demikian pula kandungan asam lemak esensial seperti oleat, linoleat, laurat, palmitat, dan asam lemak stearat.

Selain diolah menjadi minyak, biji kurma juga bisa dijadikan kopi. Cara ini lebih mudah, lantaran untuk bisa mengubanya menjadi minyak, diperlukan proses yang cukup rumit. Yusuf Al-hajj Ahmad dalam buku Islamic Medicine mengatakan mengonsumsi kopi biji kurma akan memberikan energi bagi peminumnya.

Kopi biji kurma juga bisa membantu mengatasi masalah kolesterol, asam urat, stroke dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Selain itu minum kopi biji kurma juga dapat  meningkatkan stamina tubuh, menghilangkan capek dan lesu. Bagi pria yang mengalami masalah dengan kejantanan, disarankan mengonsumsi kopi biji kurma yang mampu menyembuhkan lemah syahwat.

Pakar pengobatan herbal, dr Zaidul Akbar mengatakan kopi biji kurma juga bermanfaat untuk meredakan sakit gigi, memperlancar air susu ibu (ASI) dan menajamkan penglihatan. Asam amino dalam biji kurma juga dapat meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh dan metabolisme tubuh.

Untuk membuat kopi biji kurma, caranya sediakan sejumlah biji kurma, cuci dengan air hingga bersih. Rendam beberapa kali sambil digosok-gosok dengan tangan dan cuci kembali dengan air panas. Selanjutnya biji kurma dikeringkan dengan cara dijemur selama tujuh hingga 10 hari sampai benar-benar kering. Sangrai biji kurma kering hingga berwarna coklat gelap. Lalu giling atau tumbuk biji kurma sampai menjadi bubuk seperti kopi.

Untuk menikmatinya, seduh dengan air panas tak ubahnya membuat kopi pada umumnya.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF