Jangan Gunakan Botol Air Kemasan Berulang-ulang
berita

02 November 2019 09:00
Anda biasa minum air kemasan? Mengkonsumsi air mineral atau air kemasan memang enak, praktis. Apalagi saat bepergian, membawa air kemasan dalam botol plastik  pasti jadi pilihan utama.

Tapi tahukah Anda, botol plastik air kemasan didesain untuk sekali pakai dan bukan untuk dipakai berulang-ulang?

Dr Seema Singhal, Asisten Profesor, Departemen Obstetri dan Ginekologi, All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), New Delhi, India mengatakan penggunaan botol plastik berulang-ulang berkonsekuensi kesehatan jangka panjang, terutama pada kelompok usia produktif dan anak-anak.

Botol plastic air kemasan terbuat dari bahan Polyethylene Terephthalate (PET) yang dapat mengeluarkan zat bisphenol A (BPA), sebuah zat kimia yang digunakan untuk membuat plastik dan resin. Penggunaan botol PET berulang-ulang berisiko pelepasan kandungan BPA dan meresap dalam makanan atau minuman.

Dr Seema Singhal menambahkan, pelepasan BPA dan aditif seperti di-ethylhexyl phthalate dan berbaur dengan isi botol dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan perkembangan, kekebalan tubuh, meningkatkan tingkat keguguran, kelahiran prematur, dan berat lahir rendah.

Oleh sebab itu jangan gunakan botol air kemasan berulang-ulang.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!