Jangan Pernah Ucapkan 'Kita Bukan Muhrim'
berita
Sumber Foto :pinterest.com
21 December 2018 17:00
Watyutink.com - Sering kita mendengar berkata, “jangan dekat-dekat dong, kita bukan muhrim”. Perkataan ini biasanya diucapkan saat perempuan dan laki-laki berdekatan bahkan bersentuhan. 

Tahukah Anda perkataan tersebut tidak tepat. 

Ucapan yang benar adalah “jangan dekat-dekat dong, kita bukan mahram.”

Muhrim dan mahram, adalah dua istilah yang sering tertukar saat diucapkan. Padahal dua kata ini artinya jauh berbeda. 

Muhrim artinya orang yang sedang berihram dan mengenakan pakaian ihram. Hal ini berlaku bagi jamaah haji atau umroh yang telah mengambil miqot. 

Orang yang berihram wajib menghindari semua larangan-larangan, seperti bercukur, mengenakan wewangian dan sebagainya.

Sedangkan mahram artinya orang yang haram dinikahi. Mahram bagi laki-laki adalah ibu, adik atau kakak perempuan, anak, nenek, bibi dan keponakan. 

Bagi perempuan mahramnya adalah ayah, adik atau kakak laki-laki, anak, kakek, paman dan keponakan. 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Tarik Investasi Tak Cukup Benahi Regulasi             Tidak Bijak Membandingkan Negara Lain             Semangat Reformasi Perpajakan             People Power and Power of Love             Polisi Tak Boleh Berpolitik             Laksanakan Reformasi Perpajakan Secara Konsekuen             Tunjukkan Sikap Politik yang Matang             Menagih Janji Deregulasi dan Perbaikan Infrastruktur Investasi             Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting