Jangan Sepelekan Manfaat Biji Pepaya
berita
Istimewa
29 July 2019 14:30
Watyutink.com - Pepaya, salah satu jenis buah yang mudah ditemui dan harganya terjangkau. Buah ini sangat terkenal karena manfaatnya yang menyehatkan pencernaan. Pada umunya, masyarakat cenderung mengkonsumsi bagian daging buah pepaya. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu jika ternyata biji buah pepaya juga dapat dikonsumsi karena mengandung zat yang baik untuk tubuh.

Tahukah Anda manfaat biji buah pepaya untuk kesehatan tubuh?

Biji buah pepaya mengandung berbagai zat yang baik untuk tubuh, antara lain alkaloid, steroid, tanin, minyak atsiri, asam palmiat, asam oleat, kharbohidrat, protein, dan lain sebagainya. Biji buah pepaya juga mengandung berbagai mikronutrien esensial yang dilengkapi dengan polifenol dan flavonoid. Keduanya merupakan senyawa fitokimia alami yang berperan sebagai antioksidan. Selain itu biji buah pepaya mengandung tinggi asam lemak tak jenuh tunggal, sehingga sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Kandungan-kandungan tersebut membuat biji pepaya memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan tubuh. Sama halnya dengan daging buahnya, biji buah pepaya juga memiliki manfaat untuk menyehatkan saluran pencernaan. Biji buah ini mengandung tinggi serat yang mampu membantu proses pencernaan, sehingga terhindar dari sembelit. Selain itu, biji buah ini juga mengandung enzim papain dalam jumlah yang cukup tinggi. Enzim ini sangat penting untuk membantu proses pencernaan protein. Selain itu kandungan enzim proteolytic dalam biji ini mampu menyingkirkan parasit berserta telurnya dalam saluran pencernaan.

Menurut penelitian yang termuat dalam African Health Sciences, biji buah pepaya mengandung tinggi antioksidan yang dapat menjaga kesehatan ginjal. Kandungan ini dipercaya mampu menghambat kerusakan sel-sel ginjal. Selain itu dalam penelitian ini juga menunjukan bahwa biji buah papaya dapat mengatasi segala gangguan yang terjadi pada ginjal, sehingga mencegah terjadinya gagal ginjal.

Kandungan nutrisi dan antioksidan seperti likopen dan flavonoid yang tinggi dalam biji buah papaya, membuat biji ini memiliki sifat antikanker. Selain itu, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer, biji buah pepaya mengandung phytonutrient isothiocyanate yang dapat membantu menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dan tumor. Bagi penderita kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru-paru, leukemia, dan kanker prostat, sangat memerlukan kandungan ini untuk menekan pertumbuhan sel kanker.

Selain menyehatkan penceranaan dan mengatasi berbagai penyakit, ternyata biji buah pepaya mampu membantu proses detoksifikasi dalam tubuh. Biji buah ini mengandung komponen antibakterial, anthelmintiv, dan antioksidan yang dipercaya mampu mengusir racun-racun dalam tubuh. 

Meskipun memiliki kandungan manfaat yang sangat banyak, akan tetapi tidak disarankan mengkonsumsi biji buah pepaya dalam jumlah yang berlebihan. Hal ini dikarenakan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat merusak struktur DNA serta menganggu kerja sel sehat dalam tubuh. Alangkah baiknya jika mengkonsumsi biji buah pepaya dalam jumlah yang wajar. Cara mengkonsumsi biji buah pepaya dapat dilakukan dengan langsung dikonsumsi beberapa butir, atau bisa dengan dikeringkan terlebih dahulu kemudian dijadikan bubuk dan diseduh menggunakan air hangat. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Zaman Zaini, Dr., M.Si.

Dosen pascasarjana Institut STIAMI, Direktur Sosial Ilmu Politik CPPS (Center for Public Policy Studies), Staf Khusus Bupati MURATARA Sumsel

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Pemerintah Daerah Harus Berada di Garda Terdepan             Tegakkan Aturan Jarak Pendirian Ritel Modern dengan Usaha Kecil Rakyat             Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar