Kapan Saat Tepat Konsumsi Buah, Sebelum atau Sesudah Makan Nasi?
berita
Sumber Foto : channel-e.id
02 March 2020 16:50
Watyutink.com – Selama ini orang sering mengonsumsi buah sebagai pelangkap makan, baik siang maupun malam. Buah sering digunakan sebagai pelengkap menu makan utama. Itulah sebabnya buah sering disebut sebagai makanan “cuci mulut.” Akibatnya buah lebih sering dikonsumsi setelah makan.

Padahal sebenarnya mengonsumsi buah justru dianjurkan saat sebelum makan besar. Banyak alasan yang mendasari ajuran tersebut. Intinya, dikatakan konsumsi buah sebelum makan justru menyehatkan dan baik untuk tubuh.

Tahukah Anda, mengapa mengonsumsi buah sebaiknya sebelum makan?

Pakar kesehatan herbal, dr Zaidul Akbar mengatakan konsumsi buah setelah makan justru menghindarkan tubuh dari menyerap enzim. Saat buah dikonsumsi sebelum makan, enzim-enzim didalamnya akan lebih mudah terserap. Pada akhirnya enzim tersebut akan memberikan efek yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Selain itu ada pula beberpa hal yang mendasari anjuran makan buah sebelum makan besar, salah satunya adalah waktu yang dibutuhkan. Jika buah dimakan terakhir, buah bisa dimakan setelah tiga jam sesudah makan nasi. Namun jika dimakan terlebih dahulu hanya perlu waktu sekitar 20 menit sebelum makan besar.

Makan buah sebelum makan juga bermanfaat menjaga berat badan. Pasalnya buah, terutama yang organik, jika dimakan sebelum makan bisa menyebabkan perut menjadi cepat kenyang. Akibatnya kita tidak makan terlalu banyak.

Makan buah sebelum makan juga bisa membantu menontrol kadar glukosa dalam tubuh. Terutama jika dimakan saat sarapan pagi. Pasalnya saat tidur selama delapan hingga sembilan jam tubuh tidak mendapat asupan makanan. Hal inilah yang dapat memicu naiknya kadar glukosa dalam tubuh. Itulah sebabnya buah sangat disarankan dijadikan menu harian untuk sarapan.

Namun sangat tidak dianjurkan menggunakan buah sebagai lauk. Buah yang digunakan sebagai hidangan penutup atau pencuci mulut, seperti dijadikan salad atau campuran es krim juga tidak akan memberikan hasil yang baik bagi tubuh. Memakan buah saat perut kosong, sebelum sarapan juga membuat tubuh lebih mudah menyerap zat-zat penting yang dibutuhkan tubuh.

Sementara itu konsultan saluran percernaan RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, DR dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengatakan sebenarnya mengonsumsi buah bisa dilakukan kapan saja. Namun, ia mengakui ada anjuran memakan buah sebelum makan besar, terutama bagi orang yang sedang diet atau menurunkan berat badan.

Pasalnya jika makan buah terlebih dahulu, saat makan lambung dalam kondisi sudah terisi. Akibatnya jumlah makanan yang diakan dimakan menjadi lebih sedikit. Jika tetap dipaksakan makan banyak, tentu lambung akan tidak nyaman karena terlalu penuh isinya.

Namun ada beberapa buah perlu diwaspadai ketika dimakan saat perut kosong, salah satunya dalah pisang. Pasalnya pisang yang dimakan saat perut kosong akan meningkatkan kadar magnesium dalam darah bisa mengganggu fungsi organ hati.

Buah pir juga perlu diwaspadai jika dikonsumsi saat perut kosong. Pir diketahui mengandung serat kasar yang cukup tinggi. Jika dimakan saat perut kosong dikhawatirkan justru akan melukai membran mukosa halus dalam perut.

Tomat dan mentimun juga sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum makan. Tomat diketahui memiliki kandungan asam tanic yang bisa meningkatkan kadar asam dalam perut. Hal ini bisa memicu penyakit tukak lambung atau maag. Sedangkan mentimun diketahui kaya akan kadungan asam amino. Jika dimakan saat perut kosong, mentimun justru menyebabkan perut kembung, mulas, dan sakit perut.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)