Kenapa Gigitan Nyamuk Terasa Gatal?
berita

26 October 2019 09:00
Anda pasti pernah digigit nyamuk. Gigitan nyamuk meninggalkan bentol merah di kulit dan terasa gatal.

Tahukah Anda, kenapa bekas gigitan nyamuk terasa gatal, dan hanya nyamuk betina yang menggigit kita?

Ternyata nyamuk membutuhkan darah kita bukan sebagai makanan, tetapi digunakan untuk dapat memproduksi telur.

Nyamuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dari madu dan sari buah, yang tidak mengandung protein. Nah, untuk dapat bertelur nyamuk membutuhkan protein, yang diambil dari darah manusia atau mamalia yang dihisapnya.

Seekor nyamuk betina menghisap darah dengan menggunakan ujung mulutnya yang membentuk probosis panjang  dan tajam, yang dapat menembus kulit. Sedangkan nyamuk jantan mulutnya berbeda, dan tidak dapat dipergunakan untuk menghisap darah.  

Ketika menusukkan mulutnya, nyamuk betina meninggalkan air liurnya yang mengandung anti koagulan, sehingga darah tidak menggumpal dan tidak menghambat nyamuk dalam menghisap darah. Nah adanya air liur nyamuk inilah, yang dianggap benda asing (penyusup) yang membahayakan tubuh, langsung ditandai dan direspon oleh sistem kekebalan tubuh kita untuk dihalau/dinetralisir. Maka keluarlah zat yang dinamakan Histamin dan terjadi proses yang dinamakan alergi, dan muncullah bentol di kulit.

Tubuh mungkin tidak bereaksi pada gigitan nyamuk yang pertama, tapi segera beberapa saat kemudian Histamin mengirim sinyal ke syaraf disekitarnya, yang menyebabkan terasa gatal di sekitar bentol gigitan nyamuk itu.

Ternyata menggaruk  tidak akan menghilangkan rasa gatal, malah akan memperparah dan menyebabkan peradangan. Menggaruk juga berisiko infeksi. Jika terjadi infeksi, maka akan terasa lebih gatal dan membutuhkan penyembuhan lebih lama.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!