Kencur, Bahan Alami Atasi Diare, Batuk, dan Masalah Gigi
berita

25 May 2019 17:30
Watyutink.com - Bumi Nusantara sudah sejak lama terkenal sebagai penghasil rempah-rempah. Tak heran dimasa lalu Nusantara menjadi incaran negara-negara kolonial untuk dikuasai dan diambil hasil buminya, terutama rempah-rempah.

Salah satu rempah-rempah yang menjadi incaran adalah kencur, disamping rempah lain seperti jahe, lengkuas, kayu manis, dan sebagainya.

Kencur memang dikenal luas sebagai bahan pembuat masakan. Beragam jenis masakan bisa dibuat dengan kencur sebagai bumbu masaknya.

Selain sebagai bumbu masak, kencur juga dikenal sebagai bahan pembuat obat-obatan herbal. Pasalnya kencur diyakini memiliki manfaat untuk kesehatan manusia.

Tahukah Anda, apa saja manfaat kencur bagi kesehatan?

Kencur mempunyai nama latin Kaempferia galanga L. Kencur masih satu keluarga dengan jahe atau Zingiberaceae. Tak heran sekilas kencur dan jahe agak susah dibedakan. 

Selain sebagai bumbu masak, kencur juga dikenal sangat bermanfaat untuk kesehatan. Pasalnya kencur mengandung beragam zat seperti, sineol, asam metil kanil, penta dekaan, asam sinamat, dan lain yang termasuk dalam minyak-minyak atsiri. Selain itu kencur juga mengandung beberapa senyawa kimia, yakni etil p-metoksisinamat, p-metoksistiren, karen, borneol, dan parafin.

Itulah sebabnya kencur dipercaya ampuh menyembuhkan beberapa penyakit, seperti batuk.

Ramuan tradisional kencur dicampur garam dikenal sebagai obat tradisional untuk batuk berdahak. Selain itu ramuan kencur dan garam juga bisa melegakan pernapasan.

Kencur juga bisa menghilangkan stres. Sebuah penelitian menemukan bukti bahwa ekstrak tanaman kencur baik rimpang atau akar dan daunnya memiliki sifat antidepresan terhadap sistem saraf pusat yang bisa memberikan efek sedatif atau menenangkan.

Itu sebabnya, banyak orang memanfaatkan kencur sebagai obat yang digunakan untuk mengurangi efek stres, cemas, gelisah, dan depresi.

Hasil penelitian yang dimuat dalam International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, menemukan bahwa kecur dapat mengobati diare. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa ekstrak kencur memiliki kandungan zat sitotoksik dan antibakteri dalam jumlah cukup banyak. Hal inilah yang membuat kencur diyakini manjur untuk mengatasi diare dan sakit perut.

Kuncur juga mempunyai efek sangat baik bagi kesehagan gigi. Sifat antimikroba dalam kencur dapat membantu menghambat perkembangan bakteri Lactobacillus acidophilus yang menjadi penyebab kerusakan gigi seperti karies gigi.

Selain itu kencur juga sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar jamu tradisional. Jamu beras kencur sudah lama diketahui dapat mengatasi  masalah pencernaan, sakit perut, dan sesak nafas.

Cara membuatnya, rendam beras dalam air bersih selama kurang lebih tiga jam. Rebus air matang bersama kencur, kunyit, jahe, asam jawa, daun pandan, dan gula jawa. Aduk rata dan masak sampai semua bahan tersebut matang dan mendidih.
Setelah agak dingin, saring air rebusan tersebut.

Tumbuk ampas dari kencur, kunyit, jahe, dan asam jawa yang sebelumnya direbus, bersama dengan rendaman beras putih hingga halus. Saring dan peras hasil tumbukan tersebut hingga keluar airnya, usahakan sampai benar-benar kering.

Pastikan rasanya benar-benar nikmat dan sempurna sebelum dihidangkan. Bisa juga ditambahkan es batu agar terasa lebih segar.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI

FOLLOW US

Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja             Stop Bakar Uang, Ciptakan Profit             Potensi Korupsi di Sektor Migas