Kerang, Sea Food Favorit yang Bermanfaat Bagi Kesehatan
berita

17 March 2019 10:00
Watyutink.com - Siapa yang tidak mengenal kerang. Hewan laut ini menjadi salah satu menu wajib di restoran sea food. Memiliki beragam jenis seperti, kerang dara, kerang hijau, kerang bambu, dan sebagainya, makanan ini sering membuat orang ketagihan.

Namun siapa sangka dibalik rasanya yang gurih, daging kerang menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat kerang bagi kesehatan manusia?

Manfaat dari kerang disebabkan banyaknya kandungan gizi, seperti mineral dan vitamin di milikinya. Dalam 85 gram kerang terdapat kandungan gizi berupa protein 11 gram, lemak 1 gram, asam lemak omega-3 sebanyak 168 miligram, karbohidrat 2 gram, dan kalori 63 kkal. Sedangkan kandungan mineralnya adalah zat besi 12 miligram, kalsium 78,2 miligram, kalium 533,8 miligram, mangan 0,4 miligram, selenium 20,7 mikrogram. Selain itu juga mengndung vitamin A 10 mikrogram, vitamin B12 sebanyak 42 mikrogram, vitamin C 11,1 miligram.

Itulah sebabnya kerang diyakini memiliki manfaat seperti mengatasi anemia. Zat besi yang banyak dikandung kerang dapat membantu pembentukan hemoglobin yang bertugas  membawa oksigen dalam darah Anda ke seluruh tubuh. Semakin banyak asupan zat besi maka hemoglobin dalam tubuh akan selalu terjaga kecukupannya.

Kerang juga bisa menjaga kesehatan jantung. Pasalnya kandungan asam lemak omega-3 dalam kerang mampu menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Kadar trigliserida yang tinggi berisiko menyebabkan berbagai masalah jantung seperti pengerasan pembuluh arteri dan serangan jantung. 

Namun jika terlalu banyak mengkonsumsi kerang pun bisa membahayakan jantung. Pasalnya kerang memiliki kadar kolesterol tinggi yang tidak baik bagi jantung..

Sedangkan protein dalam kerang diyakini dapat membentuk dan merawat otot sehingga terhindar dari kerusakan jaringan atau sel. Buat Anda yang sering mengalami nyeri otot tidak ada salahnya mengkonsumsi daging kerang. Terlebih protein dalam kerang dipercaya lebih sehat dari daging sapi atau ayam karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah.

Selain itu kerang juga bisa menjaga fungsi sistem saraf lantaran mengandung vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 berisiko  menyebabkan kerusakan saraf hingga penurunan fungsi otak.

Namun perlu diingat, beberapa orang memiliki alergi terhadap makanan laut, termasuk kerang. Gejala yang kerap muncul seperti gatal, ruam, biduran, mual, muntah, diare, sulit bernapas, atau pembengkakan. Jika muncul gejala seperti itu segera hentikan makan kerang dan minum obat alergi.

Sangat tidak dianjurkan memakan kerang dalam dikonsumsi mentah. Sebaiknya kerang dimasak trelebih dahulu dengan cara direbus atau dikukus selama kira-kira lima hinga sepuluh menit. Selain itu jangan makan kerang yang tidak bisa dibukan cangkangnya. Sebab hal itu menandakan kerang sudah mati sebelum dimasak.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi