Kerokan, Pengobatan Alternatif yang Sederhana tapi Ampuh
berita
Sumber Foto : yukepo.com
25 October 2019 09:00
Watyutink.com - Penyakit yang sering melanda saat musim hujan adalah masuk angin. Hujan-hujanan atau terkena gerimis saat beraktifitas sering menyebabkan masuk angin. Salah satu cara yang lazim dilakukan untuk mengusir masuk angin adalah kerokan.

Tahukah Anda, ternyata kerokan bukan hanya ‘ampuh’ untuk mengusir masuk angin. Tetapi beberapa kondisi badan yang ‘tidak enak’ juga bisa diusir dengan pengobatan sederhana ini.

Kerokan adalah pengobatan alternatif yang dilakukan dengan mengerok kulit tubuh dengan benda yang terbuat dari logam, biasanya uang koin. Dalam bahasa lain, kerokan juga dikenal di beberapa negara, seperti  di Cina dikenal dengan istilah gua sha, sedangkan orang Vietnam menyebutnya cao gio.

Kerokan dapat merangsang sirkulasi jaringan lunak dan aliran darah menjadi lancar. Selain itu, kerokan dapat memperbaiki metabolisme dan membantu mengatasi peradangan yang sering menjadi pemicu nyeri atau pegal. Area yang dikerok akan terlihat memar dan berwarna kemerahan. Akibatnya area itu akan terasa lebih hangat sehingga tubuh menjadi lebih relaks.

Selain masuk angina, kerokan dapat meredakan beragam penyakit seperti nyeri leher bahkan kerokan lebih efektif dibandingkan menempelkan koyo atau menggunakan bantal pemanas. Selain itu kerokan dapat meredakan sakit kepala dan migraine, pembengkakan payudara.

Kerokan juga mampu mengatasi Sindrom Tourette seperti seperti kedutan berulang  di wajah, gangguan pada tenggorokan dan suara, Sindrom Perimenopause seperti insomnia, kecemasan, mudah lelah, serta jantung berdebar-debar.

Meski tergolong aman, namun kerokan jangan dilakukan pada penderita pembekuan darah atau mengonsumsi obat pengencer darah. Orang yang baru menjalani prosedur operasi juga disarankan tidak melakukan kerokan.

Penting diperhatikan, kerokan tidak dilakukan secara berlebihan karena dapan menyebabkan luka. Selain itu pastikan logam yang dipakai telah dibersihkan sebelumnya.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!