Lakukan Ini, Agar Bau Mulut Tetap Segar Selama Berpuasa
berita

13 May 2019 17:00
Watyutink.com – Salah satu permasalahan yang sering muncul saat seseorang berpuasa adalah bau mulut. Maklumlah, saat berpuasa seseorang tidak makan dan minum selama sekitar 12 hingga 14 jam. Artinya selama waktu tersebut mulut tidak melakukan aktivitas menguyah. Selain itu kita tidak minum sama sekali hingga mulut menjadi kering. Akibatnya mulut pun jadi mengeluarkan bau tidak sedap.

Meskipun dalam sebuah hadis disebutkan bahwa bau mulut orang yang berpuasa kelak diakhirat akan lebih wangi dari minyak kasturi, namun akan lebih baik jika kita menjaga agar mulut kita tidak berbau. Pasalnya bau mulut yang tidak sedap dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari, seperti bekerja, sekolah, dan sebagainya. Terlebih jika aktivitas kita sering berhubungan dengan orang lain.

Tahukah Anda, bagaimana caranya agar kita terhindar dari bau mulut tidak sedap saat berpuasa?

Cara paling sederhara agar mulut tidak bau saat berpuasa adalah dengan banyak minum air putih. Tentunya minum dilakukan saat makan sahur dan setelah berbuka. Pasalnya air putih dapat meningkatkan produksi air liur dalam mulut. Hal itu bisa membantu mulut tetap bersih sepanjang hari.

Selain itu mengkonsumsi teh hijau tanpa gula juga dapat digunanakan untuk mencegah bau mulut saat berpuasa. Teh hijau diketahui mengandung zat polyphenol yang bisa membantu membersihkan bakteri di saluran nafas. Teh hijau juga dapat mengatasi gangguan pernafasan, terutama bagi perokok.

Jangan lupa untuk rutin menyikat gigi meskipun sedang berpuasa. Sikat gigi minimal dua kali sehari diyakini dapat menghindarkan kita dari bau mulut. Tapi perlu diperhatikan, jangan sampai air saat sikat gigi tertelan.

Selain membersihkan gigi sebaiknya juga membersihkan lidah. Pasalnya sisa-sisa makanan juga terdapat di lidah. Hal ini juga salah satu penyebab munculnya bau mulut. Itulah sebabnya saat menyikat gigi lanjutkan pula dengan membersihkan lidah.

Bisa juga menggunakan obat kumur untuk menghilangkan bau mulut. Pasalnya obat kumur bisa membunuh bakteri yang berada di dalam mulut. Namun sebaiknya pilih obat kumur yang tidak mengandung alkohol.

Hindari mengkonsumsi makanan yang beraroma kuat, seperti jengkol, petai dan sebagainya. Makanan beraroma kuat tentu sangat berpengaruh pada bau mulut.

Hindari pula makan makanan lengket yang bisa menempel di gigi. Pasalnya makanan seperti itu bisa menempel untuk waktu lama dan membusuk dalam mulut hingga menimbulkan bau tidak sedap.

Selama berpuasa tidak ada salahnya pula konsultasi dengan dokter gigi untuk membersihkan karang gigi. Sebab karang gigi diketahui menjadi salah satu penyebab munculnya bau mulut tidak sedap. Itulah sebabnya rutin merawat kebersihan gigi sangat penting.

Hindari pula tidur berlebihan saat berpuasa. Pasalnya tidur menyebabkan mulut kita menjadi kering dan kurang air. Saat mulut kering itulah bau tidak sedap akan lebih mudah muncul.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Enny Sri Hartati, Dr.

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi