Lobak, Sayuran Ajaib Penangkal Asam Urat, Serangan Jantung, Kanker dan Darah Tinggi
berita

11 April 2019 17:00
Watyutink.com – Tahukah Anda tanaman Lobak? Sayuran yang sekilas mirip wortel ini memang telah lama dikenal sebagai bahan masakan yang lezat. Meskipun sebetulnya memiliki rasa yang pahit, namun jika dimasak dengan benar, lobak akan menjadi sajian yang menggugah selera.

Namun siapa sangka, sayuran berwana putih dengan daun hijau diatasnya ini ternyata juga menyimpan manfaat untuk kesehatan. Kandungan nutrisi dalam lobak diyakini mampu menangkal sejumlah penyakit.

Tahukah Anda, penyakit apa saja yang bisa diusir dengan mengkonsumsi lobak?

Lobak yang dalam bahasa latin bernama Raphanus raphanistrum var sativus ini dikenal memiliki beragam kandungan zat gizi.  Data Komposisi Pangan miliki Kementerian Kesehatan RI menyebutkan dalam 100 gram lobak, terdapat sekitar 21 kalori, 0,9 gram protein, 0,1 gram lemak, 4,2 gram karbohidrat, dan 1,4 gram serat. Selain itu, lobak juga mengandung sejumlah mineral dan vitamin seperti kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, tembaga, seng, vitamin B, C, dan K.

Itulah sebabnya lobak diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya sebagai penangkal penyakit asam urat. Lobak merupakan diuretik yang sangat baik. Itulah sebabnya rajin mengkonsumsi jus lobak dapat membantu membuang asam urat melalui urine atau air seni.

Selain itu lobak juga mempunyai enzim diastase yang dapat mempermudah dan memperlancar pencernaan dalam usus. Sehingga mengkonsumsi lobak bisa menyehatkan sistem pencernaan sekaligus menambah nafsu makan.

Journal of Agricultural and Food Chemistry dalam sebuah terbitannya mengatakan lobak mengandung senyawa tertentu yang dapat membantu mencegah penyakit jantung dan stroke. Hal ini tak lepas dari kandungan antioksidan, seperti flavonoid  yang terdapat di dalamnya.

Lobak juga berfungsi menjaga jantung dan pembuluh darah. Beberapa  studi membuktikan, zat antioksidan dalam lobak mampu menurunkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan sebagainya.

Lobak putih juga banyak mengandung senyawa isothiocyanate, salah satu antioksidan yang bisa membersihkan tubuh dari zat penyebab kanker. Selain itu lobak juga mengandung antosianin, vitamin C dan folat yang mampu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.

Lobak juga memiliki indeks glikemik rendah. Itulah sebabnya sayuran ini baik untuk penderita diabetes.  

Pasalnya, indeks glikemik rendah tidak akan meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. Semakin rendah indeks glikemik maka akan semakin sedikit pengaruhnya terhadap level insulin dan kadar gula darah.

Lobak juga kaya akan kandungan kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Ituah sebabnya lobak sangat dianjurkan bagi penderita gangguan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Selain itu lobak juga bisa menyeimbangkan jumlah cairan dalam tubuh. Jika cairan tubuh seimbang maka kerja ginjal pun menjadi lebih baik. Pasalnya salah satu fungsi ginjal adalah mengatur keseimbangan cairan tubuh dan menyaring darah. Itulah sebabnya mengkonsumsi lobak juga bisa menyehatkan ginjal.

Untuk bisa mendapatkan manfaat lobak, Anda bisa mengolah atau memasaknya menjadi aneka hidangan. Namun, Anda juga bisa mengolah lobak menjadi jus. Caranya ambil 50 gram lobak, cuci hingga bersih. Kupas kulitnya dan potong kecil-kecil lalu blender dengan 50 mililiter air matang. Untuk menambah rasa, bisa juga dengan memberi air jeruk nipis secukupnya.

Minum satu gelas jus lobak tiga kali dalam seminggu, lakukan sesudah makan. Anda akan mendapatkan  manfaat lobak bagi kesehatan tubuh.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi