Makan Bakso Berlebihan Akibat Bosan Opor, Awas Hipertensi, Gangguan Jantung dan Saraf
berita
Sumber Foto : grid.id
15 May 2021 11:00
Watyutink.com - Memasuki hari ketiga Idul Fitri biasanya orang sudah bosan makan opor, rendang atau makanan khas lebaran lainnya. Saat itu orang akan mulai mencari menu santapan lain. Salah satu makanan yang sering dijadikan sasaran adalah bakso. 

Dihari-hari lain, bakso mungkin dianggap makanan biasa. Namun di saat Lebaran, bakso bisa jadi menu makan spesial. Bakso bakal jadi 'obat' setelah bosan makan opor dan ketupat. 

Saat itulah orang cenderung 'balas dendam.' Mereka bakal makan bakso dalam jumlah banyak atau porsi besar. Padahal sejatinya cara semacam itu sangat tidak dianjurkan. Seperti makanan pada umumnya, jika dikonsumsi berlebihan, bakso juga bisa mendatanhkan bahaya bagi kesehatan

Tahukah Anda, apa bahaya akibat terlalu banyak makan bakso?

Ahli gizi, dr. Verawati Sudarma, M.Gizi, SpGK mengatakan, sebenarnya bakso adalah makanan yang menyehatkan karena dibuat dari daging sapi asli. Tapi sangat disayangkan kebanyakan bakso justru dibuat dari tepung kandji atau tapioka. Inilah yang menurut Verawati harus diperhatikan.

Satu porsi bakso mengandung sekitar 400 kalori. Selain itu bakso juga mengandung banyak tepung dan ditambah beberapa tambahan seperti sumsum, jeroan, tulang, dan lain-lain. Sehingga kalori yang dikandung lebih dari 400.

Verawati menambahkan, dengan kandungan kalori sebanyak itu, sebaiknya bakso tidak dimakan sebagai camilan. Selain itu sebaiknya saat menikmati bakso sebaiknya dicampur sayuran. Selain itu jangan manambahkan garam dalam semangkuk bakso. Sebab kuah bakso sudah banyak mengandung natrium.

Terlebih bagi yang mempunyai penyakit hipertensi. Sebaiknya kuah bakso jangan diminum sampai habis. Kuah bakso yang mengandung banyak natrium dikhawatirkan memicu darah tinggi.

Seperti makanan lain pada umumnya, makan bakso dalam secara berlebihan tentu membawa pengaruh tidak baik bagi kesehatan. Selain hipertensi akibat kebanyak garam, makan bakso berlebihan menyebabkan penyakit seperti, gangguan sistem saraf otak. Pasalnya banyak bakso yang dipasarkan mengandung borak atau formalin.

Bakso yang mengandung borak dan formalin juga berbahaya bagi kesehatan jantung. Pasalnya dua bahan kimia berbahaya itu bisa 
menyebabkan penyempitan pembuluh darah menuju jantung. Akibatnya aliran darah terhambat dan kinerja jantung pun terganggu. 

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat fatal lantaran fungsi jantung yang sangat penting, yakni memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh
 
 Penambahan cuka saat makan bakso dapat meningkatkan resiko asam lambung naik dan keguguran bagi ibu hamil. Selain itu cuka juga merusak gigi, perut terasa nyeri, dan tidak nyaman pada ulu hati. Sedangkan penggunaan penyedap secara berlebihan dapat melukai rongga mulut dan menyebabkan sariawan.

Mengetahui bahaya tersebut, sudah selayaknya kita berhati-hati. Tidak mengapa sesekali makan dan menikmati bakso. Namun jangan berlebihan agar tidak merugikan kesehatan. 

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF