Makan Cepat atau Makan Perlahan, Mana yang Lebih Sehat?
berita

23 April 2019 15:05
Watyutink.com - Seiring bertambahnya usia, kita cenderung semakin mengabaikan cara mengunyah makanan dengan benar, sering kali makan dengan sangat cepat bisa karena faktor hal dikejar oleh waktu dan berbagai kesibukan yang membuat Anda terburu-buru untuk mengkonsumsi makanan Anda. Padahal saat Anda memperhatikan cara mengkonsumsi makanan yang Anda kunyah, itu penting untuk kesehatan tubuh Anda.

Tahukah Anda, mana yang lebih baik , makan secara perlahan atau cepat?

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengunyah makanan setidaknya 5 hingga 10 kali untuk makanan lembut dan 20 sampai 30 kali untuk makanan padat dan keras, supaya makanan bisa benar-benar halus sebelum kita telan.

Manfaat  mengkonsumsi makanan secara perlahan dapat mengurangi berat badan dan mencegah terjadinya obesitas. Biasanya orang dengan berat badan normal cenderung mengunyah makanan lebih lambat dibandingkan dengan orang yang kelebihan berat badan atau obesitas. Makan dengan perlahan juga bisa mengurangi stres, karena Anda menikmati makanan yang Anda kunyah secara halus. Selain itu  makanan yang dikunyah secara halus dapat  menghasilkan metabolisme makanan yang baik dalam tubuh, sedangkan makanan yang tidak terpecah secara halus dapat menyulitkan tubuh untuk menyerap semua vitamin, mineral, dan asam amino yang penting untuk tubuh.

Ketika makan terlalu cepat, justru akan turut meningkatkan risiko gangguan pencernaan. Menurut MedlinePlus, layanan dari Perpustakaan Kedokteran Nasional AS. Saat Anda makan terlalu cepat, makanan yang belum dikunyah secara sempurna tidak akan hancur sepenuhnya, hal ini menyebabkan lambung harus bekerja ekstra keras untuk menggiling dan mencerna makanan tersebut. Kondisi ini dapat memicu terjadinya gastritis, peradangan pada lapisan lambung, serta gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan memiliki banyak gejala, mulai dari naiknya asam lambung, rasa terbakar sampai perasaan kembung pada perut.

Oleh karena itu, mulailah makan secara perlahan dan biarkan lidah serta tubuh Anda untuk lebih menikmati makanan yang Anda konsumsi. Pada dasarnya tubuh manusia sudah dirancang sedemikian rupa untuk mencerna makanan dengan baik. (lien)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi