Mana yang Lebih Baik Bagi Kesehatan, Margarin atau Mentega, Simak Penjelasannya
berita
Sumberfoto: hipwee.com
10 May 2021 17:00
Watyutink.com – Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri kesibukan yang sering terlihat adalah membuat aneka kue kering. Nantinya kue-kue tersebut akan disajukan atau disuguhkan kepada para tamu yang berkunjung saat hari Lebaran. Meski kemungkinan pada Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini tidak banyak tamu yang berkunjung lantaran masih pandemi Covid-19, hal itu tidak mengendurkan semangat ibu-ibu dan remaja putri membuat kue kering khas lebarang. Kegiatan membuat nastar, kastengel, kue putri salju, kue kacang dan sebagainya seolah tidak boleh dilewatkan.

Berbagai bahan pembuat kue disiapkan, salah satunya adalah margarin. Ternyata masih banyak yang salah dalam menyebut margaring. Banyak ibu-ibu yang menyebutnya mentega. Padahal margarin berbeda dengan mentega. Perbedaan inilah yang masih banyak belum diketahui.

Tahukah Anda apa perbedaan margarin dan mentega?

Antara margarin dan mentega memang terlihat sama. Itulah sebabnya secara fisik kedua bahan pembuat aneka masakan itu terkadang sulit dibedakan. Padahal keduanya adalah dua bahan yang berbeda, baik dari segi bahan pembuatnya maupun efeknya bagi kesehatan. Dikutip dari Medical News Today, mentega atau butter terbuat dari susu. Proses pembuatannya dengan memisahkan komponen padat dan cairan pada susu.

Bahan dasar susu yang diolah menjadi mentega pun berbeda-beda. Bisa dari susu sapi, kambing, domba, atau kerbau. Namun yang paling banyak digunakan adalah susu sapi. Mentega bisa dikenali dari ciri fisiknya yang berwarna kuning pucat. Terkadang juga ada mentega dengan warga kuning tua. Hal itu tergantung susu apa yang digunakan membuat mentega. Kandungan lemak pada susu juga dapat memengaruhi rasa dan tekstur mentega.

Sedangkan margarin terbuat dari minyak nabati seperti minyak sawit, minyak canola, atau minyak kedelai. Pada mulanya margarin dibuat sebagai produk pengganti mentega, lantaran juga dibuat dari lemak hewan. Namun saat ini semua margarin dibuat dari minyak nabati, seperti minyak sayur yang dicampur dengan air, garam, dan emulsifier. Beberapa jenis margarin juga ditambahkan susu saat diproduksi.

Lantaran terbuat dari minyak nabati, margarin memiliki ciri fisik yang bereda dengan mentega. Tekstur margarin akan lebih pada jika dibandingkan mentega. Selain itu margarin lebih tahan saat disimpan di suhu ruang. Itulah sebabnya margarin bisa lebih lama waktu penyimpanannya. Margarin juga mempunyai kandungan air yang tinggi. Itulah sebabnya kue atau makanan lain yang dibuat menggunakan margarin cenderung memiliki tekstur yang lebih lembut.

Muncul pertanyaan, mana yang lebih baik dari kedua bahan tersebut? Jika dilihat dari segi kandungannya, margarin mungkin lebih baik. Pasalnya margarin mempunyai kandungan lemak jenuh lebih sedikit dibanding mentega. Namun hal ini bukan berarti margarin benar-benar sehat. Pasalnya margarin dibuat melalui proses hidrogenisasi yang mengubah minyak cair menjadi zat padat pada suhu kamar.

Dalam proses tersebut, studi menemukan margarin jadi mengandung lemak trans. Sehingga, mengonsumsi margarin dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

American Heart Association pada 2017 menyebut, secara umum lemak jenuh dalam mentega bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di pembuluh darah. Namun efek dari kenaikan kolesterol akibat lemak jenuh tidak signifikan dibanding efek buruk lemak trans yang terdapat dalam margarin. Kadar lemak baik (HDL) masih terjaga meski kolesterol naik akibat lemak jenuh. Sedangkan margarin yang mengandung lemak trans bisa menaikkan kadar kolesterol jahat (LDL). Selain itu  lemak trans juga menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Kondisi tersebut membuat para ahli tidak bisa menentukan mana dari kedua bahan tersebut yang lebih baik. Para ahli pun menyarankan agar baik mentega maupun margarin tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Namun bagi orang dengan riwayat penyakit jantung dan kolesterol disarankan untuk memilih margarin dibanding mentega. Pasalnya margarin dinilai lebih aman untuk jantung. Namun tetap dengan jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.  

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF