Manfaat Acar bagi Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah
berita

24 September 2019 16:47
Watyutink.com – Kita tentu tidak asing lagi dengan acar. Menu ini kerap disajikan bersama makanan, seperti nasi goreng, sate kambing, atau makanan lainnya. Selain sebagai pemanis tampilan, acar juga berfungsi menciptakan rasa segar saat menikmati makanan tersebut. Rasa gurih dari sate atau nasi goreng sangat cocok dinikmati bersama dengan segar asam dari acar. Ternyata selain untuk menambah rasa, acar juga memiliki manfaat lain.

Tahukah Anda, apa manfaat acar?

Acar adalah menu makanan yang terbuat dari timun, wortel, nanas, bawang, dan cabai. Selain menciptakan rasa segar, acar juga memberikan efek menyehatkan bagi tubuh. Acara juga bisa melindungi tubuh dari penyakit-penyakit yang bisa muncul akibat mengonsumsi beberapa menu, seperti sate kambing. Salah satunya menjaga dan mengontrol kadar kolesterol.

Sate kambing dikenal sebagai makanan yang bisa menyebabkan kadar kolesterol naik dalam waktu singkat. Namun jika saat menyantapnya diimbangi dengan acar, kadar kolesterol dalam darah diyakini akan terjaga. Pasalnya acar, khususnya timun dan wortel memiliki kandungan alami yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol berlebih.

Acar juga bisa membantu menjaga tekanan darah tetap normal. Hal ini lantaran acar memiliki kandungan magnesium, potasium, dan fosfor yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu serat alami yang dimiliki timun dipercaya ampuh menurunkan kadar lemak dalam tubuh.

Acar juga dapat menyehatkan pencernaan. Beberapa jenis acar dibuat dengan cara fermentasi. Hal ini membuat kandungan gula pada sayuran bahan baku acar berubah menjadi asam laktat atau yang bisa disebut probiotik. Bahan inilah yang diyakini dapat menyehatkan pencernaan sekaligus menghindarkan tubuh dari gangguan seperti iritasi usus, sembelit, dan diare.

Beberapa ahli gizi menyebut acar adalah sumber antioksidan yang baik untuk kesehatan. Antioksidan dalam sayur dan buah diketahui dapat menangkal efek buruk radikal bebas yang bisa memicu berbagai penyakit kronis.

Acar juga bermanfaat menjaga kadar gula darah dan membantu memperlamban proses pencernaan makanan. Akibatnya perut akan melepas glukosa dengan lambat dan mencegah kenaikan gula darah. Itulah sebabnya acar juga bagus dimakan bersamaan dengan makanan yang tinggi kadar karbohidrat.

Acar juga bisa menjadi antiglikemik atau penurun kadar gula darah. Itulah sebabnya acar baik dikonsumsi mereka yang memiliki resistensi terhadap insulin dan yang berisiko terserang diabetes tipe dua.

Saat dimasak, bahan makanan kerap kehilangan kandungan nutrisi. Sayur dan buah cenderung menurun kandungan nutrisinya setelah proses pemasakan. Mengonsumsi acar bisa mempertahankan nutrisi asli makanan tetap terjaga. Itulah sebabnya acar sangat bagus dimakan bersamaan dengan menu lainnya.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

FOLLOW US

Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja