Manfaat Tak Terduga Minyak Kasturi, Sehatkan Kulit, Cegah Jerawat dan Keriput, serta Redakan Nyeri
berita
Minyak Katsuri/ Net
04 March 2021 16:40
Watyutink.com – Agama Islam sangat mencintai kebersihan dan keindahan. Salah satu yang sangat dianjurkan adalah menggunakan parfum atau wewangian. Terutama bagi laki-laki.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, sikat gigi, memakai parfum, dan memakai pakaian paling bagus yang dimilikinya, lalu pergi shalat Jumat dan tidak melangkahi bahu orang, lalu shalat sunah dan mendengarkan khutbah sampai selesai, serta tidak berbicara, maka diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jumat sebelumnya.”

Hal inilah yang membuat sebagian umat Islam selalu mengenakan parfum dalam berbagai kesempatan, terutama saat hendak sholat berjamaah di masjid. Namun dalam Islam, wewangian yang digunakan tidak boleh menimbulkan rangsangan bagi lawan jenis, seperti parfum wanita yang bisa menggoda pria yang menghirupnya.

Salah satu jenis parfum yang sering digunakan umat Islam adalah minyak kasturi. Selain karena aromanya yang wangi, minyak kasturi adalah parfum yang sering digunakan Nabi Muhammad SAW.

Ternyata selain wangi, minyak kasturi juga bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini lantaran minyak kasturi memiliki kandungan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan.

Tahukah Anda, apa manfaat minyak kasturi bagi kesehatan?

Kasturi adalah jenis minyak wangi yang sudah dikenal sejak 5.000 tahun lalu. Minyak yang dalam bahasa Inggris disebut musk oil ini mempunyai ciri khas aromanya yang lembut. Itulah sebabnya banyak orang menyukai minyak wangi ini. Itulah sebabnya kasturi juga banyak digunakan sebagai bahan pembuat parfum dan produk kosmetika lainnya.

Selain itu kasturi juga berguna sebagai obat untuk berbagai penyakit. Pasalnya kasturi diketahui mengandung berbagai zat atau senyawa yang berguna untuk meredakan sakit, menghilangkan racun, dan mengingkatkan stamina tubuh.

Salah satu kandungan dalam kasturi adalah retinol yang berguna mempercepat regenerasi sel dan memulihkan kesehatan kulit. Itulah sebabnya kasturi bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Kasturi juga kerap dijadikan bahan atau campuran untuk produk kebersihan dan kecantikan tubuh.
Kasturi juga memiliki kandungan omega -6 yang berguna menjaga keseimbangan air dalam kulit.

Jika digunakan pada kulit, kasturi akan memberi efek baik bagi kulit. Kelembapan akan terjaga dan kulit akan terhindar dari dehidrasi atau kulit kering.

Selain itu omega-6 dalam kasturi juga membuat kulit selalu tampak muda dan kencang. Kasturi juga mampu membuat tekstur kulit menjadi lebih lembut.

Kandungan linoleic acid dalam kasturi juga bermanfaat mengurangi keriput. Ditambah aplha-linoleic acid yang juga terkandung dalam kasturi menjadikannya mampu merangsang terbentuknya jaringan baru. Itulah sebabnya kasturi mampu mengganti jaringan kulit yang rusak, penyebab munculnya keriput dan jerawat.

Kasturi juga memiliki kandungan vitamin A. Jika digabungkan dengan kandungan omega-6 dan omega-3, menjadikan kasturi mampu menghilangkan stretch marks atau guratan yang terlihat dibagian tubuh berlemak. Pasalnya vitamin A mempu memperbaiki sel kulit yang rusak.

Kasturi juga mempu mengobati gigitan serangga, gigitan ular, luka robek, dan gatal-gatal. Pasalnya kasturi mempunyai sifat antiseptik. Racun-racun yang mungkin masuk akibat gigitan hewan bisa dibuang dari tubuh, termasuk virus penyakit yang ditularkan oleh gigitan serangga. 

Kasturi juga mampu menjadi obat nyeri dan pembengkakan, terutama dibagian persendian. Pasalnya kasturi juga mempunyai fungsi analgesik. Nutrisi yang terkandung dalam kasturi juga mampu mengurangi trauma luka hingga tumor.

Kasturi kerap digunakan sebagai bahan dasar aromatherapi. Hal ini diyakini mampu meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Aroma minyak kasturi mampu membuat saraf menjadi rileks atau santai sehingga mencegah tegang atau stres.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI