Mengapa Kita Bisa Kesetrum?
berita
Sumber Foto : twitter.com
17 December 2018 17:00
Watyutink.com - Sesuatu yang paling ditakuti saat mengutak-atik peralatan listrik adalah tersengat arus listrik atau kesetrum. Itulah sebabnya saat bekerja atau beraktivitas dengan arus listrik kita dianjurkan menggunakan alat pengaman diri seperti sarung tangan dan sepatu karet. Dan pastikan alat pengaman tersebut dalam kondisi kering atau tidak basah.

Tahukah Anda, apa itu kesetrum dan mengapa berbahaya bagi tubuh manusia?

Kesetrum adalah kondisi dimana terdapat sejumlah aliran listrik yang mengalir dalam tubuh manusia. Seperti diketahui sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan yang merupakan konduktor atau penghantar listrik yang baik.

Arus listrik mengalir dari tegangan tinggi menuju tegangan rendah. Pada saat kesetrum, sebenarnya tubuh kita sedang menjadi penghubung antara tegangan tinggi yaitu peralatan listrik dan tegangan rendah, yakni tanah atau ground.

Kesetrum berbahaya karena arus listrik yang mengalir dalam tubuh manusia menghasilkan panas yang dapat membakar jaringan dan menyebabkan terganggunya fungsi organ tubuh, terutama jantung, otot, dan otak. Selain itu kesetrum dapat pula menyebabkan kejang otot, nafas berhenti, denyut jantung tidak teratur, luka bakar tingkat tiga, dan yang terburuk adalah kematian.

Selain luka bakar, saat kesetrum tubuh bisa terlempar akibat kekuatan kontraksi otot yang kuat. Sehingga kesetrum juga berpotensi menyebabkan cedera tulang belakang dan patah tulang.

Saat seseorang tersengat aliran listrik, pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah melepaskannya dari arus listrik. Jika korban masih terhubung dengan kabel, matikan listrik atau putuskan kontak dengan kabel. Jika diperlukan berikan pernafasan buatan atau pijatan di area sekitar jantung.

Segera bawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir