Mengenal Kopi Lanang, Minuman yang Bikin Pria Lebih Greng
berita

28 December 2020 15:34
Watyutink.com – Minum kopi saat ini sudah menjadi gaya hidup. Banyak orang yang dulunya bukan peminum kopi, tiba-tiba menjadi suka menikmati minuman berwarna hitam itu. Akibatnya jenis-jenis kopi baru pun bermunculan. Mungkin sebenarnya bukan jenis kopi baru, tapi lantaran permintaan akan kopi meningkat, para penjual pun berusaha menyajikan kopi dengan rasa baru.

Salah satu jenis kopi yang saat ini tengah digemari adalah kopi lanang. Selain memiliki cita rasa berbeda, kopi lanang juga diyakini memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama bagi pria. Itulah sebabnya, kopi lanang dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding kopi jenis lainnya.

Tahukah Anda, apa itu kopi lanang dan benarkah bisa meningkatkan vitalitas pria?

Sebutan ‘Kopi Lanang’ seringkali membuat orang bingung. Pasalnya ‘lanang’ adalah bahasa jawa yang artinya pria atau laki-laki. Hal inilah yang memunculkan anggapan kopi lanang hanya bisa diminum kaum pria dan diyakini memberikan manfaat bagi pria.

Sejatinya kopi lanang tidak berbeda dengan jenis kopi lainnya. Perbedaan dengan kopi yang lain terlihat sejak proses pemetikan. Saat dikupas dari kulitnya, umumnya biji kopi terbelah menjadi dua sisi atau dikotil. Namun kopi lanang saat dikupas hanya ada satu biji kopi atau monokotil.  Dikutip dari coffeeland.co.id, biji kopi lanang bentuknya cenderung bulat dan lonjong utuh tanpa terbelah seperti kacang. Sedangkan biji kopi umumnya berbentuk pipih pada satu bagian dan cembung pada bagian lainnya.

Badan Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Litbang Kementerian Pertanian, menyatakan kelainan bentuk kopi lanang terjadi lantaran proses penyerbukan putik bunga  yang tidak sempurna. Proses penyerbukan biasanya terjadi akibat serangga atau angin. Selain itu kopi lanang juga akibat kelainan genetika yang menyebabkan terjadinya anomali kopi.

Kopi lanang bisa terbentuk secara alami, sehingga bisa terjadi pada semua jenis atau varietas kopi, baik robusta, arabika, libeika, maupun excelsa. Kopi lanang juga tidak bisa diproduksi dalam jumlah banyak. Dalam sekali panen, mungkin hanya bisa ditemukan, lima hingga 10 persen saja. Sehingga dalam satu kilogram kopi hasil panen, hanya terdapat sekitar setengah atau 0,5 ons biji kopi lanang. Hal ini pula yang menyebabkan kopi lanang harganya cukup mahal. Kopi lanang akan semakin mahal harganya jika bijinya juga melalui proses pencernaan hewan luwak liar.

Para ahli menyebut kada kafein dalam kopi lanang lebih tinggi sekitar 2,1 persen dibanding kopi lainnya. Hal inilah yang menjadikan kopi lanang memiliki manfaat yang lebih besar bagi kesehatan, khususnya bagi kaum pria. Kopi lanang diyakini mampu meningkatkan vitalitas pria. Minum kopi lanang akan membuat pria terhidar dari disfungsi ereksi.

Selain itu kopi lanang juga berguna memperlancar peredaran darah, menghilangkan pusing, dan mengurangi risiko penyakit kencing manis atau diabetes. Penelitian yang dilakukan membuktikan, pria yang mengonsumsi 85 hingga 170 miligram kafein setiap hari memiliki risiko gangguan disfungsi ereksi yang lebih sedikit dibandingkan yang tidak mengonsumsinya. Jumlah tersebut setara dengan tiga cangkir kopi.

Saat ini sudah banyak dijual kopi lanang dalam bentuk bubuk, sehingga bisa dinikmati dengan mudah. Tinggal menyeduhnya dengan air panas, seperti kopi lain. Namun jika ingin merasakan sensasi lain, bisa juga dengan membeli kopi lanang yang masih berbentuk biji. Proses selanjutnya pun sama, biji kopi lanang harus disangrai dan digiling sebelum dinikmati.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI