Mitos Seputar Menstruasi
berita
Istimewa
12 July 2019 11:10
Watyutink.com - Saat menstruasi adalah masa rentan bagi kesehatan perempuan, apalagi saat ini kehilangan banyak darah sehingga harus berhati-hati menjaga makanan dan kebersihan tubuh. Terkadang, saking terlalu menjaga diri, keluarga ataupun saudara terdekat anda tak jarang mendapatkan beberapa larangan terhadap perempuan yang sedang menstruasi. Larangan beribadah tentunya sesuai dengan anjuran agama masing-masing dan ini tidak perlu diperdebatkan, namun ada beberapa larangan yang tidak masuk akal bahkan salah karena tidak ada aturannya dan yang kedua hanya sekedar kekhawatiran tanpa dasar ilmiah yang baik.

Tahukah Anda, beberapa larangan saat menstruasi hanya sekadar mitos belaka?

Tidak boleh mandi saat menstruasi

Padahal justru ketika menstruasi anda harus menjaga tubuh agar tetap bersih dan tidak terjangkit penyakit lainnya seperti iritasi. Mandi juga dapat membantu tubuh anda menjadi rileks, itulah sebabnya mandi adalah hal yang baik dan harus dilakukan meski sedang menstruasi. Berendam air hangat akan membantu tubuh anda lebih santai dan mengurangi kram di perut.

Tidak boleh minum yang dingin-dingin

Terdengar lucu namun kebanyakan orang yakin bahwa minum yang dingin-dingin akan membuat dinding rahim anda dingin dan darah membeku sehingga susah keluar. Faktanya adalah bahwa tak ada hubungan langsung antara minum dingin dengan rahim, selain karena beda saluran minuman dingin juga akan disesuaikan oleh tubuh kita di dalam tubuh.

Tidak boleh keramas

Masih mirip dengan larangan mandi maka keramas juga tidak ada hubungan langsung dengan terhentinya darah menstruasi. Keramas adapay upaya untuk mejaga kebersihan maka tidak ada salahnya dan tidak akan membuat anda menjadi sakit atau darah menstruasi berhenti. Namun jika anda keramas saat tengah malam dan tidur dalam kondisi rambut basah bisa saja menyebabkan demam.

Perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh olahraga

Ini juga merupakan mitos, sebab beberapa penelitian bahkan menyarankan perempuan yang sedang menstruasi untuk berolahraga. Olahraga akan melancarkan peredaran darah dan banyak oksigen masuk. Namun pada beberapa kasus, perempuan yang sedang menstruasi akan merasakan sakit dan nyeri berlebihan dan jika anda tidak kuat maka jangan dipaksakan untuk berolahraga. Olahraga ringan mungkin akan membantu anda.

Darah menstruasi bukan darah kotor

Banyak yang mengira bahkan mempercayai bahwa darah menstruasi adalah darah kotor. Padahal, darah menstruasi bukanlah darah kotor, seperti yang selama ini banyak dipercaya. Darah ini sebenarnya tidak berbeda dengan dari luka berdarah di lutut atau darah mimisan. Hanya saja, darah haid mengandung sisa jaringan dari dinding rahim yang luruh setelah proses ovulasi sehingga warna dan teksturnya berbeda dengan darah luka pada umumnya.

Di beberapa negara perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh masuk kelas

Mitos menstruasi seperti di Nepal, perempuan tidak boleh masuk kelas saat menstruasi. Suatu tradisi chaupadi di Nepal memiliki kebiasaan mengisolasi perempuan yang sedang menstruasi. Anak perempuan yang sedang menstruasi dilarang masuk sekolah karena dianggap ‘kotor’. Akibatnya, sebanyak 16 persen perempuan di Nepal akan diasingkan ke tempat terpencil atau tersembunyi selama menstruasi.

Itu adalah beberapa mitor terkait menstruasi ada yang lokal, regional bahkan internasional. Di beberapa daerah mungkin juga memiliki mitos yang berfungsi untuk menjaga kesehatan, kebersihan dan kearifan lokal. Namun, anda perlu mengecek kembali apakah larangan tersebut sekedar mitos atau malah membahayakan kesehatan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Zaman Zaini, Dr., M.Si.

Dosen pascasarjana Institut STIAMI, Direktur Sosial Ilmu Politik CPPS (Center for Public Policy Studies), Staf Khusus Bupati MURATARA Sumsel

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Pemerintah Daerah Harus Berada di Garda Terdepan             Tegakkan Aturan Jarak Pendirian Ritel Modern dengan Usaha Kecil Rakyat             Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar