Puting Beliung, Angin Kencang Akibat Pertemuan Udara Panas dan Dingin
berita
Sumber Foto : news.okezone.com
12 December 2018 17:00
Watyutink.com - Pada Senin (10/12/2018) kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dilanda angin puting beliung. Akibatnya beberapa bangunan di kawasan Setiabudi mengalami kerusakan. Tidak hanya di Jakarta, angin berkecepatan tinggi juga melanda beberapa wilayah di Nusantara.

Tahukah Anda apa dan bagaimana angin puting beliung terjadi?

Angin puting beliung adalah fenomona alam yang kerap terjadi di masa pancaroba. Angin Puting Beliung terjadi karena bertemunya udara panas dan dingin. Di dalam awan arus udara naik ke atas dengan sangat kuat.

Suhu udara di siang hari yang panas ditambah awan yang mulai menumpul memicu tumbuhnya awan secara vertikal. Selanjutnya di dalam awan terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak. Inilah yang disebut dengan puting beliung.

Dibeberapa daerah angin puting beliung mempunyai nama berbeda. Masyarakat Jawa menyebutnya dengan angin Lesus. Di Sumatera angin berkecepatan tinggi ini dinamakan angin Bahorok. Orang Amerika menyebutkan sebagai angina Tornado.

Puting beliung umumnya menyebabkan kerusakan pada bagunan atau apa saja yang dilewatinya. Itulah sebabnya saat terjadi hujan lebat disertai angina, kita disarankan untuk tidak berteduh dibawah pohon atau bangunan lain yang mudah roboh, seperti papan reklame.  

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir