Rutin Minum 2 Cangkir Kopi Tanpa Gula Mampu Cegah Depresi dan Bunuh Diri
berita
Sumberfoto: istimewa
10 June 2021 16:15
Watyutink.com – Beban hidup saat memang cukup berat. Ditambah dengan beban kerja dan tekanan yang hidup yang lain kadang membuat seseorang mengalami depresi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa pun, terutama mereka yang hidup di kota-kota besar. Sudah dipahami, kehidupan di kota besar bahkan metropolitan penuh dengan tekanan. Jika dibiarkan, depresi bisa berakibat fatal, salah satunya adalah keinginan untuk mengakhiri hidup atau bunuh diri.

Depresi seringkali dikaitkan dengan kondisi mental dan emosi. Kemampuan mengelola emosi dan menjaga kesehatan mental sangat berpengaruh dalam upaya menghindarkan diri dari depresi. Lebih jauh hal itu juga menghindarkan seseorang dari risiko melakukan bunuh diri.

Selain kemampuan mengelola dan menjaga kesehatan mental, minuman yang dikonsumsi juga berpengaruh pada kondisi emosi seseorang. Jika dikonsumsi secara rutin dengan jumlah yang tepat, minuman tersebut diyakini mampu mencegah seseorang mengalami depresi, bahkan melakukan bunuh diri.

Tahukah Anda, apa minuman yang bisa mencegah risiko depresi dan bunuh diri?

Minuman yang dimaksud adalah kopi. Minuman beraroma khas berwarna hitam ini diyakini memiliki segudang manfaat. Selain membawa manfaat secara fisik rutin minum kopi juga menyebabkan kesehatan bagi emosi dan mental.

Penelitian yang dilakukan Haravard School of Publik Health, Amerika Serikat (AS) menemukan bukti kopi mampu menurunkan keinginan bunuh diri hingga 50 persen. Dilansir dari indiatimes.com, minum dua hingga empat cangkir kopi sehari bermanfaat untuk mengelola stres yang terkadang memicu depresi. Padahal depresi itulah yang mendorong seseorang melakukan bunuh diri dengan berbagai cara.   

Para ahli mengatakan kandungan kafein dalam kopi mampu membantu meningkatkan mood atau suasana hati. Jika mood menjadi baik, seseorang akan tidak muda merasa galau. Kopi memiliki kandungan zat kimia yang memberikan pengaruh pada otak. Dampaknya seseorang menjadi lebih waspada. Akibatnya neurotransmitter dalam otak akan membantu tubuh melawan gejala stres dan depresi. Neurotransmitter adalah senyawa yang bertugas menyampaikan pesan dari saraf ke otak.

Sementara itu penelitan yang dilakukan National Cancer Institute dan National Institutes of Health menemukan bukti kopi dapat menurunkan risiko kematian dini hingga 16 persen. Penelitian yang dilakukan selama 10 tahun terhadap 500 ribu orang dewasa di Inggris menyimpulkan konsumsi kopi berbanding terbalik dengan kematian.

Studi yang dilakukan oleh Harvard University, Amerika Serikat (AS) menyatakan orang yang minum kopi tiga sampai empat cangkir sehari akan terlindungi risiko kematian akibat penyakit tertentu. Kandungan antioksidan dalam kopi dapat mengurangi risiko kanker dan diabetes. Pasalnya kopi murni tanpa gula dengan kafein bermanfaat untuk pembentukan hormon yang berguna mengatur pembentukan insulin. Kopi juga mengandung senyawa kromium yang berguna mengatus kada gula dalam tubuh.Selain itu kopi tanpa gula juga memperlancar metabolisme tubuh sehingga dapat mengurangi potensi penyakit diabetes.

Antioksidan dalam kopi bisa juga berguna mencegah dan menghambat kerusakan sel dalam tubuh. Kandungan antioksidan pada kopi bahkan lebih tinggi dibandingkan yang terdapat pada buah dan sayur-sayuran. Kandungan antioksidan dalam kopi juga bermanfaat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, penyebab beraneka macam penyakit kronis, termasuk kanker. Namun nutrisi dan vitamin itu akan terasa manfaatnya jika kopi dinikmati tanpa gula atau susu.

Sedangkan kandungan kafein dalam kopi dapat membantu meredakan sakit kepala. Selain itu kafein juga mampu menurunkan tingkat stres. Itulah sebabnya minum kopi secara teratur bisa menyebabkan seseorang lebih bahagia dan terhindar dari stres.

Para ahli kesehatan mengatakan, kopi pahit atau tanpa gula diketahui memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk menjaga fungsi saraf dan meningkatkan daya ingat. Mengonsumsi kopi pahit tanpa gula terbukti secara kognitif mampu mencegah risiko penuaan yang berhubungan dengan saraf. Hal itu lantaran kandungan flavonoid yang ada dalam kopi.

Minum kopi tanpa gula juga bermanfaat untuk kesehatan jantung. Pasalnya kopi tanpa gula mampu mencegah peradangan dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kandungan kalsium dan kalium dalam kopi pahit juga bermanfaat menguatkan otot jantung. Selain itu kopi tanpa gula juga mampu mengatasi sumbatan darah akibat makanan sehari-hari. 

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF