Sayur Okra, Kaya Lendir tapi Penuh Manfaat
berita
Sumber Foto : merdeka.com
14 June 2019 16:15
Watyutink.com - Okra atau lady finger merupakan salah satu jenis sayuran yang belum familiar di Indonesia. sayur ini memiliki bentuk seperti gambas atau oyong tapi di bagian ujungnya lebih runcing. Okra kurang diminati karena teksturnya yang berlendir dan lengket. Dibalik penampilannya yang kurang diminati, sayur okra mengandung manfaat yang baik untuk kesehatan.

Tahukah Anda manfaat sayuran okra untuk kesehatan? 

Menurut National Nutrient Database dari Kementrian Pertanian Amerika Serikat (USDA), nutrisi per 100 gram okra meliputi 33 kalori, 7,6 gram karbohidrat, 2 gram protein, 3,2 gram serat, 0,1 gram lemak, 21 mg vitamin C, 88 mcg folate, serta 57 gram magnesium. Okra termasuk sumber makanan nabati yang kaya antioksidan, termasuk katekin oligomer, turunan flavonoid, dan fenolik. Ketiganya memiliki sifat antimikroba dan antiradang yang baik.

Okra dipercaya dapat mengendalikan asma mengingat kandungan antioksidan dan vitamin C yang cukup tinggi. Menurut Journal of Allergy and Clinical Immunology menemukan, bahwa penderita asma yang kekurangan vitamin C lebih sering mengalami gejala kambuhan. Sedangkan dalam Journal Thorax menyatakan, bahwa makanan tinggi antioksidan dapat mencegah kerusakan jaringan akibat asma.

Kandungan serat dalam okra dipercaya dapat meningkatkan kesehatan organ tubuh. Berdasarkan studi International Journal of Nutrition and Food Sciences, okra kaya akan serat tidak larut dan serat larut. Kandungan serat ini bermanfaat untuk membersihkan usus, menstabilkan gula darah, mengurangi resiko penyakit jantung, dan stroke.  

Sayur okra mengandung vitamin A, B1, B2, B6, C, serta kalsium yang sangat dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang janin dalam kandungan. Lebih dari itu, okra kaya akan asam folat yang baik untuk menunjang perkembangan otak janin, mencegah kecacatan saat hamil, serta memperlancar BAB. Bagi wanita disarankan mengkonsumsi makanan tinggi asam folat sebelum kehamilan, saat kehamilan, dan setelah kehamilan. 

Sayur okra mengandung sejumlah protein dalam bentuk lektin. Lektin merupakan jenis protein yang cenderung sulit dicerna oleh tubuh. Jenis protein ini berpotensi membunuh sel-sel kanker dan menghentikan perkembangnnya. Selain itu antioksidan dalam okra mampu menangkal radikal bebas serta meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mampu mencegah mutasi sel kanker.

Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, alangkah baiknya untuk mengkonsumsi sayur okra dalam batas aman dan secukupnya. Proses memasak yang tepat dapat menjaga kandungan nutrisi agar tidak rusak. Selain itu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika sedang mengkonsumsi obat tertentu. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?