Sayur Pakis, Selain Lezat juga Sehatkan Jantung, Mata, dan Tulang tapi Bisa Picu Masalah Pencernaan
berita
Sayur Pakis/ Net
25 February 2021 06:00
Watyutink.com – Beberapa dari Anda mungkin terasa asing dengan sayur pakis. Padahal sayut ini sudah sangat banyak dikenal dan digunakan untuk makanan sehari-hari. Beragam menu makanan yang kerap menggunakan sayur pakis sebagai bahan utamaya, adalah Lontong Sayur Padang. Selain itu sayur pakis juga dimasak menjadi sayur bening atau sayur berkuah santan lainnya.

Sayur pakis banyak disukai lantaran teksturnya yang agak keras. Namun hal itulah yang justru menimbulkan rasa renyah dan lezat saat mengunyahnya. Ternyata selain lezat, sayur pakis juga sehat lantaran mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh.

Tahukah Anda, apa saja manfaat sayur pakis bagi kesehatan?

Sayur pakis termasuk dalam jenis tanaman paku yang hidup berkelompok. Tanaman ini sudah banyak dikonsumsi oleh orang di luar negeri seperti, Perancis, , India, Nepal, Jepang, Korea, China, Jepang, Taiwan, dan negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di luar negeri, tanaman pakis dikenal dengan nama fiddlehead fern.

Sayur pakis biasanya paling mudah ditemui pada saat musim semi atau musim hujan. Umumnya tumbuh tempat lembab, seperti tepi sungai. Para ahli kesehatan menyatakan tanaman pakis mengandung beberapa nutrisi yang baik untuk kesehatan, seperti kalori, karbohidrat, potasium, kalsium, zat besi, dan serat. Sedangkan kandungan vitamin yang terbanyak dikandung tanaman pakis adalah vitamin A dan C.  

Beragam nutrisi tersebut menjadikan tanaman pakis berguna untuk kesehatan, salah satunya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kandungan vitamin A dan C yang sangat kaya menjadikan sayur pakis mempunyai fungsi antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas pemicu berbagai penyakit, bahkan yang kronis seperti kanker. Sayur pakis juga mampu melindungi tubuh dari berbagai infeksi.

Sayur pakis juga mampu menjaga kesehatan kardiovaskular. Kandungan mineral niasin dan kalium membuat sayur pakis berrguna menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Sayur pakis juga baik untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Hal ini membuat tubuh terhindar dari serangan jantung dan stroke.

Sayur pakis juga mampu meningkatkan jumlah sel darah merah. Pasalnya sayur pakis kaya akan kandungan zat besi. Itulah sebabnya mengonsumsi sayur pakis bisa mencegah tubuh terserang anemia atau kurang darah. Selain itu sayur pakis membuat darah dalam tubuh kaya akan oksigen yang berguna untuk menjaga kesehatan.

Kandungan vitamin A dalam sayur pakis juga sangat baik bagi kesehatan mata. Bahkan sayur pakis juga mampu meningkatan fungsi penglihatan. Sayur pakis melindungi mata dari degenerasi makula akibat bertambahnya usia. Sedangkan vitamin C dalam sayur pakis mampu melindungi mata dari risiko penyakit katarak.

Vitamin A dalam sayur pakis juga berguna menjaga kesehatan kulit, otot, gigi dan tulang. Sedangkan kandungan potasium dalam sayur pakis bermanfaat untuk kekuatan otot, mencegah terjadinya kram, dan menjaga kesehatan tulang.

Sayur pakis juga baik dikonsumsi penderita diabetes. Pasalnya kandungan mangan dalam sayur pakis mampu mengendalikan metabolisme tubuh dan menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Fungsi tiroid pun menjadi lebih baik sehingga tubuh semakin bugar.

Namun perlu diingat, sayur pakis juga berisiko menyebabkan masalah pencernaan. Pasalnya sayur pakis mengandung asam sikimat yang bisa menganggu pencernaan. Itulah sebabnya diperlukan beberapa tips sebelum memasak sayur pakis agar aman dikonsumsi. Tips ini sekaligus mencegah munculnya rasa pahit pada sayur pakis. Pertama, pilih sayur pakis yang masih muda dan berwarna hijau. Hindari memilih sayur pakis yang sudah berwarna pucat. Hal itu menandakan sayur pakis sudah tua.

Kedua, pilih batang pakis yang masih belum berdaun. Kalaupun ada daunnya, pilih yang masih berupa kuncup. Pakis yang sudah berdaun biasanya rasanya pahit.

Sebelum diolah, buang pangkal batangnya setidaknya lima sentimeter. Gunakan hanya ujungnya yang muda dan berasa renyah. Cuci dengan air campur garam untuk menghilangkan aroma lembab, bulu, dan rasa sepat. Sebelum dimasak, rebus sebentar dengan air panas sampai agak layu. Selanjutnya segera olah sayur pakis. Pasalnya sayur pakis cepat busuk jika tidak segera diolah. Atau simpan dalam lemari es.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI