Sayur dan Buah yang Sebaiknya Jangan Disimpan di Kulkas, Mudah Layu dan Busuk!
berita

20 January 2020 08:00
Watyutink.com - Sudah menjadi kebiasaan orang untuk menyimpan sayur dan buah di dalam kulkas. Sebab, jika tidak disimpan dalam kulkas, sayur dan buah biasanya lebih cepat layu dan busuk.

Tahukah Anda, ternyata ada beberapa sayur dan buah yang justru jangan disimpan dalam kulkas?

Sayur pertama yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas adalah tauge. Sayuran ini akan cepat layu jika disimpan di suhu ruangan. Itulah sebabnya belilah tauge secukupnya. 

Untuk menjaga kesegaran tauge, sebaiknya simpan dalam wadah yang sudah dilapisi tisu. Lalu taruh di atas atau belakang kulkas. Sehingga tauge berada di tempat yang tidak terlalu dingin.

Hindari pula membeli sayuran hijau seperti bayam atau kangkung dalam jumlah terlalu banyak. Pasalnya sayuran tersebut sangat mudah rusak. 

Kalaupun disimpan di kulkas, bayam dan kangkung hanya mampu bertahan hingga tiga hari. Hindarkan sayuran tersebut dari terkena air. 

Balut sayuran dengan kertas dan masukkan ke rak kulkas paling bawah. Lapisi bagian dasarnya dengan tisu dapur untuk menampung sisa-sisa air. 

Sayuran lain yang juga cepat layu dan busuk adalah kol. Menyimpan kol dalam kulkas paling lama hanya bisa bertahan dua atau tiga hari. Itulah sebabnya sayuran ini lebih baik disimpan di luar kulkas. 

Bawang merah dan bawang putih juga sebaiknya tidak disimpang di kulkas. Suhu dingin dalam kulkas justru membuat bawang merah dan bawang putih cepat busuk. Selain itu bawang akan mengeluarkan bau tidak sedap yang merusak kualitas makanan lain di kulkas. 

Jamur juga termasuk bahan yang cepat menguning dan busuk. Itulah sebabnya jamur sebaiknya langsung diolah setelah dibeli. Hindari mencuci jamur jika akan disimpan. Pasalnya jamur mempunyai tingkat kelembaban tinggi yang menyebabkannya rusak jika terkena air saat disimpan. 

Jika ingin menyimpannya, sebaiknya bersihkan jamur dengan tisu. Hilangkan bercak-bercak jamur dengan mengirisnya menggunakan pisau. Selanjutnya balut jamur dengan tisu dapur kering lalu simpan di bagian rak bawah kulkas. (lien)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)