Sering Sendawa, Bisa Jadi Anda Terkena Asam Lambung
berita

27 December 2018 16:55
Watyutink.com – Sendawa adalah kondisi yang lazim terjadi saat kita baru selesai makan. Bahkan sendawa menandakan sistem pencernaan berfungsi dengan baik. Namun lain ceritanya jika sendawa dialami terus menerus.

Tahukah Anda, sendawa yang terus-menerus menandakan ada yang tidak beres dengan lambung kita?

Julia Kavanagh, MD, seorang dokter medis internal dari UCHealth, mengatakan sendawa terus-menerus adalah gejala yang tidak normal dan menunjukkan ada masalah. Beberapa penyakit yang mungkin muncul adalah penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), yaitu kondisi dimana asam lambung yang naik ke kerongkongan. Selain sering sendawa, GERD juga ditandai dengan rasa panas di sekitar ulu hati.

Sering sendawa juga bisa menjadi pertanda Anda terkena peradangan dan luka iritas pada lambung dan usus halus. Dalam jangka panjang, kondisi yang disebabkan bakteri Heliobacter pylori atau disingkat H. pylori ini bisa menyebabkan gastritis dan kanker lambung.

Sendawa terus menerus juga bisa disebabkan karena hernia hiatal, yaitu kondisi di mana bagian atas lambung menonjol hingga ke bagian pembukaan diafragma. Penyakit ini sering disebabkan oleh adanya tekanan yang intens di sekeliling otot perut, seperti batuk yang kencang, refleks muntah, ngeden selama buang air besar, dan saat Anda mengangkat benda berat.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi