Sering Sesak Napas, Bisa Jadi Kolesterol Anda Terlalu Tinggi
berita

13 June 2019 17:05
Watyutink.com – Pernahkah Anda tiba-tiba merasa sesak napas hingga sulit bernapas? Jika pernah maka sebaiknya Anda waspada. Pasalnya seringnya sesak napas bisa menjadi pertanda adanya penyakit lain dalam tubuh. Jika tidak segera diatasi bisa jadi kondisi yang lebih fatal bakal menimpa Anda.

Tahukah Anda apakah penyebab sesak napas?

Beberapa ahli kesehatan menyebut kesulitan bernapas bisa jadi disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol dalam tubuh. Padahal kadar kolesterol tinggi juga bisa menimbulkan penyakit lain seperti serangan jantung dan stroke. Jika tidak dikelola dan disembuhkan, kadar kolesterol tinggi bisa menganggu aktivitas sehari-hari.

Sayangnya keluhan tersebut seringkali diabaikan. Banyak orang menganggap sesak napas hanya terjadi lantaran kelelahan dan akan hilang dengan sendirinya. Penyakit yang lebih berat seringkali baru terdeteksi setelah seseorang mengalami gejala yang lebih parah.

Penyakit kolesterol memang tidak secara langsung berhubungan dengan sesak napas. Namun kadar kolesterol tinggi bisa memicu penyakit jantung dan mengganggu peredaran darah. Hal inilah yang seringkali menimbulkan sesak napas.

Kolesterol jahat yang menumpuk di pembuluh darah seringkali menyebabkan terbentuknya plak. Lambat laun plak akan menyumbat dan menyebabkan pembuluh darah menyempit akibat dinding pembuluh darah menjadi tidak elastis

Salah satu fungsi darah adalah membawa oksigen ke seluruh organ tubuh dan membawa kembali karbondioksida ke paru-paru. Jika aliran darah terhambat maka pasokan oksigen ke seluruh tubuh pun terhambat dan berakibat terjadinya sesak napas.

Itu sebabnya, penderita kolesterol tinggi sering kali mengalami sesak napas dan mudah merasa lelah. Bahkan, beberapa di antaranya juga mengalami nyeri dada dan irama jantung yang tidak teratur. Keluhan tersebut bisa semakin buruk akibat penggunaan obat kolesterol yang disebut statin.

Obat statin memang efektif mengatasi kolesterol tinggi. Tapi efek sampingnya dapat membuat tubuh cepat lelah. Akibatnya keluhan sesak napas jadi bertambah parah.

Sesak napas yang diakibatkan kadar kolesterol tinggi mempunyai beberapa gejala, seperti rasa tidak nyaman, nyeri, dan tekanan pada dada. Hal ini merupakan tanda penyakit angina atau yang lazim disebut angin duduk.

Gejala lainnya adalah sesak napas setelah melakukan aktivitas fisik ringan atau saat beristirahat. Saat tertidur pun sesak nafas sering terjadi. Sampai-sampai menyebabkan seseorang terbangun saat tengah tidur.

Saat bernafas seringkali disertai bunyi melengking atau yang sering disebut mengi. Kerongkongan terasa menyempit dan menyebabkan demam.

Untuk mencegah terjadinya sesak napas tentu saja dengan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Itulah sebabnya kadar kolesterol harus terus dijaga dan dipantau. Selain itu berat badan harus dipertahankan dalam kondisi ideal, tidak terlalu berat dan tidak pula terlalu ringan. Tekanan darah harus pula dipertahankan tetap normal.

Selain itu lakukan olah raga secara rutin. Perbanyak makan sayur dan buah serta kurangi kebiasaan makan gorengan, junk food dan makanan manis. Hentikan pula kebiasaan merokok.  

Jangan lupa rutin berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasa sudah terserang serangan sesak napas akibat kadar kolesterol tinggi. Hal ini penting dilakukan agar pengobatan yang dilakukan bisa berjalan dengan optimal.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir             Banyak Hal Harus Dibenahi dengan kebijakan Strategis dan Tepat             Pertumbuhan Konsumsi Berpotensi Tertahan             Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!