Si Horor yang Menyehatkan
berita

14 July 2019 12:00
Watyutink.com - Film horor meskipun menakutkan, tetapi tidak sedikit masyarakat yang antusias untuk menontonnya. Adegan-adegan yang mampu membuat bulu kuduk merinding justru mampu membuat penonton terhanyut dalam alur cerita. Dan anehnya, tidak sedikit masyarakat yang merasa tertantang untuk kembali menonton film horor baik dalam negeri maupun luar negeri. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Westmister menunjukan, bahwa menonton film horror dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional.

Tahukah Anda manfaat apa saja yang didapat dari menonton film horror bagi kesehatan?

Menonton film horor ternyata dapat menjadi kegiatan penunjang keberhasil program diet. Dalam penelitian itu diketahui, bahwa menonton film horor selama 90 menit mampu membakar kalori sebesar 113 kalori, ini setara dengan kalori yang dibakar saat berjalan selama 30 menit. Hormon adrenalin yang terbentuk mampu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mempercepat pembakaran kalori yang tersimpan dalam tubuh. Semakin menakutkan film horor tersebut, semakin besar pula kalori yang dibakar. Pembakaran ini dapat berhasil dengan catatan selama menonton film tidak mengemil yang mengandung kalori tinggi. 

Natalie Riddell, seorang ahli Imunologi di University Collage London menyatakan, bahwa menonton film horror memperkuat kekebalan tubuh. Saat menonton film horror, tubuh melepaskan hormon adrenalin yang mampu meningkatkan kadar sel darah putih untuk melawan infeksi.

Menonton film horor mampu menjadi salah satu alternatif untuk menurunkan tingkat stress dari tekanan, tuntutan, dan padatnya rutinitas sehari-hari. Ketika menonton film ini otak akan memproduksi lebih banyak zat seperti dopamine, glutamate, dan serotonin, yang mana zat-zat tersebut mampu memicu pelepasan hormone adrenalin. Hormone adrenalin memberikan efek anestesi sama seperti obat, sehingga bagus untuk kesehatan mental, serta mampu menurunkan tingkat stress dan kecemasan dalam diri. 

Tidak hanya bagi orang dewasa, ternyata menonton film horor juga bagus untuk anak-anak. Setelah selesai menonton film horror, anak akan merasa senang dan bangga karena mampu menyelesaikan tantangan berupa ketakutan dalam film tersebut. Hal ini secara tidak langsung mampu menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Selain itu ketika menonton film horror tidak jarang adegan horor membuat anak memeluk orang tuanya. Saling memeluk mampu mengurangi rasa takut dan meningkatkan kedekatan secara emosional antara anak dengan orang tua.

Selain itu menonton film horor mampu meningkatkan kesehatan bagi anak. Ketika menonton film horor tidak jarang anak akan berteriak. Ketika berteriak emosi anak akan sepenuhnya keluar dan tersalurkan. Hal ini berkaibat aktivitas organ hati anak akan lebih aktif seperti berlari, sehingga aliran darah pada tubuh anak semakin lancar. 

Film horor terbukti mampu menyembuhkan fobia pada anak. Pilihlah film horor yang spesifik terhadap fobia anak, misal fobia pada boneka manusia, badut, ruang gelap, atau yang lain. Pada awalnya anak akan merasa ketakutan bahkan menjerit-jerit, akan tetapi lama-kelamaan anak akan mulai terbiasa dengan hal itu dan akan mampu mengontrol ketakutannya sendiri. 

Pemilihan film untuk menyembuhkan fobia anak harus diperhatikan. Pilihlah film yang pada akhir kisah si pemeran utama mampu menang mengalahkan musuhnya. Hal ini akan memotivasi anak untuk mampu menghadapi ketakutannya sendiri. Anggap saja menonton film horor menjadi salah satu terapi untuk menyembuhkan fobia anak, dan karena tidak bisa langsung sembuh, maka hal ini harus dilakukan berulang-ulang sampai anak mampu menghadapi ketakutannya sendiri dan fobia anak sembuh.

Tidak ada salahnya menonton film horor menjadi agenda rutin bersama keluarga. Tidak hanya meningkatkan quality time namun juga mampu meningkatkan kesehatan keluarga.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Zaman Zaini, Dr., M.Si.

Dosen pascasarjana Institut STIAMI, Direktur Sosial Ilmu Politik CPPS (Center for Public Policy Studies), Staf Khusus Bupati MURATARA Sumsel

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Pemerintah Daerah Harus Berada di Garda Terdepan             Tegakkan Aturan Jarak Pendirian Ritel Modern dengan Usaha Kecil Rakyat             Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar