Terlalu Lama Tidur Siang Justru Berbahaya
berita

06 September 2019 15:30
Watyutink.com - Tidur siang merupakan salah satu kegiatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Anjuran ini ternyata terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun ada durasi waktu tidur siang yang dianjurkan untuk mendapatkan manfaatnya. Jika terlalu lama justru menimbulkan gangguan kesehatan.

Tahukah Anda berapa lama waktu tidur siang yang baik untuk kesehatan?

Tidur siang yang singkat mampu meningkatkan kewaspadaan, kemampuan memori, serta motorik. Dalam beberapa kitab dijelaskan Nabi Muhammad melakukan tidur siang sebelum zuhur atau setelah zuhur, namun para sahabat Nabi seringnya melakukan tidur siang setelah zuhur. Menurut Dr Judith Davidson, associate professor bidang psikologi di Queen’s University waktu tidur siang yang tepat yaitu antara pukul 13.00-16.00.

Baca Juga

Semasa hidupnya, Nabi Muhammad melakukan tidur siang selama 10-15 menit. Menurut Dr Charles Morin, professor bidang psikologi di Laval University durasi waktu tidur siang yang ideal adalah 15-30 menit.

Indonesia Men’s Health merilis hasil penelitian, tidur siang 10 menit mampu mengurangi kelelahan dan meningkatkan ketajaman otak. Tidur siang 20 menit mampu meningkatkan reaksi dan performa dalam tugas yang berhubungan dengan angka. Tidur siang 30 menit membuat badan kembali fresh selama 90  menit berikutnya. Tidur siang 90 menit membuat tubuh semakin lelah. Tidur siang lebih dari 90 menit meningkatkan resiko gangguan metabolisme dan diabetes.

Menurut penelitian yang dipresentasikan pada American College of Cardiology’s (ACC) Annual Scientific Session, seseorang dengan durasi tidur siang lebih dari 60 menit dapat meningkatkan resiko terserang penyakit jantung hingga 50 persen. Sedangkan seorang pakar kesehatan dari University of Tokyo, Dr Tomohide Yamada menyatakan, tidur siang terlalu lama dapat meningkatkan risiko darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan kelebihan lemak sekitar perut.

Tidur siang memang sangat penting, tapi durasi waktu tidur siang tetap disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Jangan sampai berlebihan.

(Zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Robin, S.Pi., M.Si.

Dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kandidat Doktor IPB, Tenaga Ahli Komisi IV DPR-RI

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik