Tips Menekan Efek Samping Kemoterapi
berita
Sumber Foto : okezone.com
03 October 2019 10:07
Watyutink.com – Hampir semua pasien kanker disarankan untuk melakukan kemoterapi untuk proses penyembuhannya. Kemoterapi atau biasa disebut kemo, berfungsi untuk memperkecil sel kanker, mencegah penyebaran, menghambat pertumbuhan sel kanker, sekaligus menghancurkannya apabila sudah berkembang ke anggota tubuh yang lain.

Meskipun sangat efektif, perlu digaris bawahi, bahwa kemo menimbulkan efek samping. Efek samping kemo berbeda-beda tergantung jenis obat yang diberikan. Namun ada beberapa efek samping yang secara umum terjadi pada hampir semua pasien kemo.

Tahukah Anda tips untuk menekan efek samping dari kemoterapi?

Baca Juga

Rambut rontok merupakan salah satu efek samping kemo yang tidak bisa dihindari. Untuk mengurangi kerontokan, ketika keramas gunakan shampo yang tidak memiliki wangi dan ringan seperti shampo bayi. Gunakan air hangat untuk membilasnya, hindari menggaruk kulit kepala, serta hindari mengeringkan rambut dengan hair dryer. Selain itu hindari menggunakan minyak atau krim rambut, serta hindari terlalu sering menyisir rambut.

Hampir 70-80 persen pasien kemo mengalami gejala mual dan muntah. Untuk mengurangi rasa mual dan Muntah, Anda dapat makan dengan porsi kecil namun sering, sebab rasa mual justru sering timbul ketika perut kosong. Selain itu usahakan makan dengan suhu dingin, karena makan dengan suhu hangat atau panas justru membuat Anda semakin mual. Jangan terlalu banyak minum ketika makan, karena membuat Anda akan cepat kenyang. Anda bisa menyisipkan camilan gula aren (dipotong kecil-kecil seperti permen) diwaktu antara dua makan. Pasien kemo lebih banyak membutuhkan asupan nutrisi dibandingkan dengan orang normal.

Obat kemoterapi membuat pasiennya mengalami penurunan sel dah merah hingga pasien mengalami anemia. Untuk mengatasi anemia yang berat, biasanya dokter akan menyarankan transfusi darah. Namun untuk menghindarinya, Anda disarankan untuk beristirahat sebelum merasa lelah. Melakukan olah raga ringan apabila diizinkan oleh dokter. Hindari stress dan banyak pikiran, karena hal ini akan memperburuk kondisi Anda.

Kemo membuat sistem kekebalan tubuh menurun, sehingga tubuh mudah terserang infeksi bakteri dan virus. Infeksi yang sering dialami pasien kemo adalah sariawan. Tidak hanya satu atau dua luka, bahkan seluruh bagian mulut bisa dipenuhi dengan sariawan. Hal ini sudah pasti akan menyusahkan pasien kemo untuk makan, padahal makanan dapat membuat pulih. Untuk mengurangi efek samping ini, Anda disarankan untuk menyikat gigi dua kali sehari dengan sikat yang halus, menggunakan obat kumur untuk menghilangkan bakterinya, serta menghindari konsumsi alcohol, makanan pedas, serta asam.

Efek kemoterapi memang tidak bisa dihindari, namun harus disiasati agar kondisi tubuh lekas pulih.

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

FOLLOW US

Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi               Pemerintah Sibuk Urusi Poliitk             Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja