Tsaub atau Kandurah Busana Pria Arab yang Populer di Indonesia
berita
Ilustrasi watyutink (gie/watyutink.com)
11 January 2019 17:10
Watyutink.com - Saat ini trend menggunakan busana muslim di tanah air ternyata tidak hanya dialami para wanita. Para pria pun mulai banyak yang mengenakan busana muslim atau lebih tepat disebut busana timur tengah.  

Meskipun baru sebatas digunakan pada acara-acara keagamaan, tapi hal itu menunjukkan ketertarikan kaum pria Indonesia terhadap pakaian khas timur tengah cukup besar. Orang Indonesia seringkali menyebut pakaian pria arab itu sebagai baju Gamis.

Tahukah Anda, sebenarnya baju pria arab itu mempunyai beragam nama dan bentuk?

Di negara Arab Saudi, baju gamis dikenal dengan nama Tsaub. Bentuknya adalah baju kurung dengan ciri khas kerah tegak dengan dua atau tiga kancing. Biasanya dibuat dengan kain yang  cenderung ketat membentuk badan. Umumnya berwarna putih. Saat mengenakan Tsaub umumnya pria arab melengkapinya dengan kafiyeh atau tutup kepala khas arab.

Sedangkan pria dari kota-kota di Uni Emirat Arab, seperti Abu Dabi dan Dubai lebih sering mengenakan  Kandurah. Bentuknya mirip dengan tsaub, yang membedakan adalah bentuk lehernya yang tanpa kerah. Biasanya di bagian dada dan ujung lengan dilengkapi hiasan bordir. Ciri khas dari kandurah adalah adanya rumbai yang menjulur dibagian dada.

Kaum pria di Bahrain juga menggunakan baju kurung. Tidak seperti tsaub yang berkerah tegak, di Bahrain tsaub mempunyai kerah yang berbentuk seperti kerah kemeja pada umumnya. Ujung lengannya pun mempunyai kancing seperti kemeja lengan panjang.

Di negara Oman dan Kuwait, baju gamis disebut dengan Disdasya. Bentuknya seperti tsaub namun lebih pendek dan cenderung lebih berwarna, tidak hanya putih melinkan coklat, kuning atau abu-abu.

Saat ini busana pria muslim yang juga sedang popular di Indonesia adalah baju Kurta. Bentuknya mirip dengan tsaub tapi panjangnya hanya sampai lutut atau sedikit dibawahnya. Saat mengenakan kurta biasanya kaum pria melengkapinya dengan celana Sirwal atau orang betawi menyebutnya dengan celana pangsi. Baju kurta bukan berasal dari timur tengah tapi dari India, Pakistan, dan Bangladesh    

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Tabrani Yunis

Pengelola majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas. Direktur Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh

FOLLOW US

Perlu Inventarisasi Perundangan dan Peraturan             Bukan Jumlah Peraturan Tapi Korupsinya Yang Penting             Sektor Pertanian Masih Gunakan Paradigma Lama             Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi