Waspada, Sering Kentut Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
berita

24 June 2019 16:55
Watyutink.com - Kentut atau buang gas merupakan hal biasa dan normal bagi semua orang. Bahkan, kentut menjadi salah satu tanda bahwa usus dan fungsi pencernaan sehat. Normalnya, seseorang bisa kentut sebanyak 15 sampai 20 kali dalam sehari. Akan tetapi, bila terlalu sering kentut haruslah diwaspadai karena bisa jadi ada yang tidak beres dalam tubuh. 

Tahukah Anda, penyakit serius yang ditandai dengan sering kentut?

Kentut adalah gas dalam saluran pencernaan yang dibuang dari tubuh melalui anus. Kentut berasal dari gas yang berkumpul di usus dari sisa penyerapan makanan yang terbuang. Seseorang yang memiliki kelebihan gas dalam pencernaannya biasanya ditandai dengan sering kentut, perut kembung, dan bersendawa. Akan tetapi apabila dalam sehari kentut hingga 50 kali, dan disertai gejala lain seperti nyeri perut hingga keluarnya darah, maka dianjurkan segera memerikasakan diri kedokter.

Makanan yang menyebabkan produksi gas dalam perut berlebihan antara lain kacang-kacangan, susu, sayuran seperti brokoli, kol, wortel, seledri, kentang, dan bok choy, minuman bersoda, pemanis dalam buah (fruktosa), buah pisang atau apel, dan bawang. Sayur dan buah tersebut membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga dapat memicu buang angin disertai dengan bau yang tidak sedap.

Sering kentut bisa jadi tubuh intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa merupakan kondisi dimana tubuh tidak mampu mencerna susu atau makanan berbahan dasar serupa sehingga bakteri usus bekerja lebih ekstra untuk fermentasi yang mengahsilkan gas. Selain Intoleransi laktosa, bisa jadi tubuh mengalami iritasi pada usus. Iritasi usus diakibatkan oleh infeksi virus, bakteri atau parasit yang menyebabkan perut lebih banyak terisi udara dibandingkan makanan dan terlihat buncit.   

Sering kentut disertai dengan perut kembung, bisa menjadi tanda awal maag menyerang tubuh. Selain itu, sering kentut disertai bau yang menyengat, bisa menjadi tanda bahwa tubuh mengalami sembelit. Lebih parahnya lagi, kentut secara terus menerus juga menjadi indikasi kanker perut, kanker usus besar, kanker lambung, dan kanker overium. Segera lakukan pengecekan ke dokter apabila kentut terus menerus disertai dengan gejala lain yang tidak normal seperti perut bengkak, diare, demam, berdarah ketika buang air besar, demam, mual, dan muntah.

Pada dasarnya kentut merupakan hal yang biasa dan normal. Namun jika terlalu sering pasti sangat mengganggu. Untuk mengatasinya dapat dengan cara antara lain memperbaiki pola makan dan berolah raga. Pilihlah jenis makanan yang mudah dicerna, dan mulailah mencoba makan 5 sampai 6 kali sehari tapi dengan porsi sedikit. Akan tetapi jika intensitas kentut tidak kunjung normal, maka segera lakukan pemerikasaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Terlihat sepele tapi bisa menjadi pertanda serius, maka jangan anggap remeh kentut. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?