Derma Semeru Melalui Kuliner Nusantara
berita
InfoTink
Sumber Foto: Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia 03 January 2022 10:45
Penulis
Jakarta, 2 Januari 2022 - Menanggapi ajakan simpatik Palang Merah Indonesia untuk Peduli Bencana Erupsi Gunung Semeru, maka Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, Gerakan Untuk Indonesia, serta Seroja Bake mengadakan penggalangan dana melalui beberapa kegiatan, antara lain makan siang prasmanan, makan malam resmi, dan pengiriman bingkisan kuliner yang dilaksanakan dari 23 – 30 Desember 2021. Keseluruhan acara menggunakan bahan-bahan makanan terbaik dari Kepulauan Nusantara, minim limbah, dan memakai kemasan ramah lingkungan. Penyusunan menu dan persiapannya dipimpin langsung oleh Chef Ragil Imam Wibowo dari Nusa Gastronomi Indonesia, peraih penghargaan 'Best Asian Cuisine Chef' dan World Gourmet Award.

Melalui berbagai riset, pelatihan, dan inovasi, Nusa Gastronomi Indonesia yang berdiri sejak 2016 berupaya memajukan kuliner Indonesia dan meningkatkannya ke ranah internasional. Ke depannya, Nusa akan terus memperjuangkan ragam masakan maupun resep tradisional melalui berbagai kegiatan nonprofit dan edukasi bagi masyarakat di berbagai penjuru Indonesia.

Bingkisan kuliner yang dipesan para donatur untuk penggalangan dana Semeru, terdiri dari rantang bambu yang berisi gulai ayam atau bebek berbumbu andaliman, singkong tumbuk, sambal tuktuk khas Sumatera Utara, garam Kusamba Bali, nasi jagung dan nasi adan krayan Kalimantan. Kudapan penutupnya berupa kue kering spekulas berbahan sagu, bolu singkong Jawa Barat, dan kue kering coklat andaliman. Sedangkan minuman yang dapat diseduh pemesan adalah teh andaliman dan kopi hutan lestari Latimojong sumbangan dari Koperasi Klasik Beans.

Seroja Bake yang didirikan pada 2019 oleh generasi milenial, Faza Chu dan Anne Mutiara adalah toko roti khas Nusantara dengan misi mempopulerkan bahan baku dan keragaman lokal yang lebih berkelanjutan. Bolu singkong dalam bingkisan di atas merupakan hasil kerja sama Seroja dengan Kampung Adat Cirendeu untuk memanen singkong dan mengolahnya menjadi ragam olahan produk toko roti modern.

Gerakan "Untuk Indonesia" dimulai sejak pandemi Covid-19 merebak di tahun 2020 dengan menghimpun bantuan "in kind & in cash" serta distribusi makanan dan minuman untuk tenaga medis maupun relawan di garda terdepan. Selain pandemi, Untuk Indonesia juga aktif dalam kegiatan sosial lainnya, termasuk bencana alam. Koordinator "Untuk Indonesia" yang juga turut menyiapkan masakan dan berkomunikasi dengan personil yang tepat di berbagai rumah sakit serta donatur, adalah Dindin Mediana, Tantrie Soetjipto, serta Amanda Katili.

Seluruh dana yang terkumpul untuk korban Semeru melalui acara makan siang prasmanan, makan malam resmi, dan pengiriman bingkisan kuliner disalurkan melalui Palang Merah Indonesia. Sebagai pertanggungjawaban kepada seluruh donatur, sebuah pertemuan diadakan pada Selasa, 4 Januari 2022 dengan mengundang Palang Merah Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, praktisi kuliner bencana dan juga mereka yang telah meluangkan waktu dan dana untuk warga yang terdampak bencana.

Dari pertemuan tersebut diharapkan adanya tindak lanjut berupa pemikiran maupun pedoman umum tentang makanan praktis dan baik untuk daerah bencana dengan basis kuliner Nusantara. Chef Ragil Imam Wibowo menyatakan: “Di Indonesia ini sangat banyak makanan yang baik. Kuncinya adalah lokal, segar, minim limbah, organik berdasarkan kepercayaan, dan diperoleh dari produsen tangan pertama. Sehingga petani, nelayan atau perimba memperoleh manfaat yang jauh lebih besar.”

Kontak Pers

Ibu Dindin Mediana - 081324282758

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF