2020 Benar-benar Tahun Tikus
berita
Pikiran Bebas
Ilustrasi Kartun Tikus 11 July 2020 07:00
Penulis

Pembelajar Kebudayaan dan Peradaban

Di tengah suasana serba muram akibat prihatin terhadap angkara murka pageblug Corona yang merajalela di persada Nusantara secara berkelanjutan seolah tak kenal henti, mendadak terdengar suara ledakan bom humor dikirim oleh sang mahatokoh kartunis Indonesia, Yehana SR ke WAG BudayawanPunakawan.

Tikus

Bom humor itu berupa sebuah granat berbentuk meme dengan daya ledak luar biasa dahsyat sehingga berhasil menggonjang-ganjing marcapada sampai swargaloka. Meme itu berjudul terkesan datar belaka “2020 benar benar tahun tikus“ meski kata benar-benar terkesan seolah meragukan kebenaran bahwa tahun 2020 adalah memang tahun tikus.

Judul profokatif itu didampingi ilustrasi seekor tikus mirip tokoh kartun bernama Jerry yang biasa kejar-kejaran dengan seekor kucing bernama Tom di layar televisi mau pun bioskop. Di bawah judul terdapat teks: *Kita semua bersembunyi di rumah * Kita hanya keluar mencari makanan * Kita menyimpan makanan di rumah untuk dimakan nanti (berjaga-jaga) * Dan kita melarikan diri ketika orang lain mendekat. 

Kurang Ajar

Memang bisa saja meme lucu itu dianggap kurang ajar sebab menyamakan kita = manusia dengan tikus. Bisa juga dianggap kurang ajar terhadap filsafat shio yang berasal dari kebudayaan China kuno mau pun terhadap pageblug Corona yang sebenarnya kurang layak dijadikan bahan lelucon.

Namun tanpa sedikit pun berniat kurang ajar terhadap yang menganggap meme itu kurang ajar, saya sebagai penggagas humorologi dan erndiri Perhimpunan Pencinta Humor menganggap meme itu setara lucu dengan fabel mahakarya Aesop dan Jean de la Fountaine mau pun distopia Animal Farm-nya George Orwell. Di samping juga tidak kalah jenaka ketimbang serial film kartun Tom and Jerry mahakarya Hanna-Barberra, yang tidak kalah lucu ketimbang si bebek mahakarya Walt Disney bernama Donald Duck. Hanya mungkin memang masih kalah lucu dibandingkan dengan Donald Trump. Mungkin.

(penulis adalah pendiri Perhimpunan Pencinta Humor)

* Konten ini adalah kiriman dari user, isi konten sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis/kreator/user. Ingin membuat konten di Watyutink? Klik di sini!

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila