Beranikah KPU Terima Tantangan Rizal Ramli?
berita
Pikiran Bebas
ilustrasi gie watyutink.com 17 May 2019 14:40
Penulis

Ketua Presidium PRIMA(Perhimpunan Masyarakat Madani)

KPU sudah divonis bersalah oleh Bawaslu terkait input Situng dan Quick Count. Itu artinya ada yang bermasalah dalam proses perhitungan yang dilakukan oleh KPU. Angka Quick Count dan Situng yang hampir mirip-mirip telah mengundang kecurigaan.

BPN sejak awal sudah membantah Quick Count dan Situng KPU. Bahkan BPN juga sudah menggelar ekspos hasil perhitungannya. Hasilnya terbalik dengan perhitungan versi KPU. 

Salah seorang Komisioner KPU menantang untuk buka-bukaan di forum pleno rekapitulasi yang saat ini sedang digelar KPU. Di saat bersamaan Tokoh Nasional Rizal Ramli mengajak berdebat KPU.

Kalau KPU merasa benar perhitungan, lebih baik menerima tantangan Rizal Ramli. Tempat debat jangan di Pleno KPU, itu namanya KPU hanya jago kandang. Tempat debat harus netral dan disiarkan langsung oleh televisi agar rakyat Indonesia menyaksikan pihak mana yang benar.

Debat Rizal Ramli vs KPU, diharapkan menjadi pembelajaran publik tentang pentingnya menghargai suara rakyat. Tidak boleh suara rakyat dijadikan komoditas di panggung kontestasi demokrasi. Suara rakyat adalah wujud kedaulatan rakyat, harus diselamatkan dari pihak-pihak yang ingin mendistorsinya. 

Bila KPU merasa benar tentang perhitungannya, harusnya menerima tantangan Rizal Ramli. Forum tersebut juga bisa dijadikan media tabayun kepada publik yang saat ini masih banyak menyangsikan perhitungan KPU.

* Konten ini adalah kiriman dari user, isi konten sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis/kreator/user. Ingin membuat konten di Watyutink? Klik di sini!

SHARE ON
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Said Didu

Sekretaris Jenderal Kementerian BUMN 2005-2010

Abra Talattov

Peneliti INDEF

Inas N Zubir

Politisi Hanura