Andi Arief Bocorkan Rencana KLB Partai Demokrat di Sumatera Utara, GAMKI Bantah Terlibat
berita
Sumber Foto : tempo.co
05 March 2021 09:08
Watyutink.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief mengatakan beberapa orang yang berniat mengambil alih Partai Demokrat akan segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Acara tersebut akan dilaksanakan di Hotel The Hill, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Kamis-Sabtu, 4-6 Maret 2021.

Namun menurut Andi, acara dengan agenda melengserkan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu dilaksanakan dengan mengatasnamakan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI)

Saat berbicara kepada awak media, Kamis 4 Maret 2021, Andi menjelaskan telah melakukan investigasi langsung ke lokasi acara. Namun pihak hotel mengaku tidak ada acara Partai Demokrat melainkan GAMKI. Saat diminta daftar undangan, diketahui acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan beberapa nama mantan pengurus Partai Demokrat, seperti Jhoni Allen, Nazaruddin, Marzuki Alie, Moeldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopacua, dan lain-lain.

Pihak hotel mengatakan, ajudan Jhoni Allen bernama Roy Simanjuntak dan Ketua GAMKI Sumut Landen Marbun tengah meninjau hall kegiatan acara. Rencananya para mantan pengurus Partai Demokrat akan melakukan check-in pada Jumat 5 Maret 2021.

Sementara itu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Willem Wandik membantah pernyataan Andi Arief. Willem menegaskan pihaknya tidak menjadi pelaksana KLB Partai Demokrat yang dihadiri Moeldoko.

Saat memberikan keterangan, Kamis 4 Maret 2021, Willem mengaku telah menanyakannya kepada Dewan Pimpinan Daerah GAMKI Sumatera Utara. Willem, yang juga politikus Partai Demokrat juga sudah membentuk tim guna menelusuri keterlibatan GAMKI pada rencana KLB partai berlambang bintang mercy itu.

Willem meminta tidak ada pihak yang mengaitkan GAMKI dengan pelemik yang terjadi di Partai Demokrat. Meski pengurus GAMKI diberi kebebasan berpolitik, namun menurut Willem tidak dibenarkan mencampu adukkan antara organisasi dengan urusan internal organisasi lain.

KLB partai kok pakai nama organisasi lain, aneh!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI