BPN Akan Ajukan Gugatan ke MK
berita
Sumber Foto : inews.id
21 May 2019 12:45
Watyutink.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan menggugat hasil rekapitulasi suara nasional ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai protes atas pengumuman yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Selasa dini hari tadi mengenai hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional.

"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi [Selasa, 21 Mei], rapat hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Direktur Advokasi dan Hukum BPN, Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta.

Dia memastikan pihaknya mempersiapkan syarat yang dibutuhkan untuk gugatan dalam waktu yang ditentukan.

"Oleh karena itu dalam tempo beberapa hari ini, kami akan mempersiapkan materi sesuai dengan tenggat waktu yang ada untuk memajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," ujarnya menjelaskan.

Meski tidak merinci alasan spesifik apa pertimbangan BPN untuk menggugat ke MK, namun Dasco yakin ada pertimbangan yang sangat krusial.

"Kami melihat ada pertimbangan-pertimbangan, kemudian ada hal-hal sangat krusial terutama mengenai perhitungan-perhitungan yang sangat signifikan yang bisa dibawa ke MK," katanya.

Lho khok subtansinya berubah? Kecurangan atau curi start nih?

Tetaplah kritis membaca berita!

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FX Sugiyanto, Prof.

Guru Besar Universitas Diponegoro

FOLLOW US

Kematian Petugas KPPS Tidak Ada Yang Aneh             Memerangi Narkoba Tanggung Jawab Semua Pihak             Pendekatan yang 'Teenager Friendly'             Pendampingan Tiga Tungku             Perda Dulu Baru IMB             Kelalaian Negara dalam Misi Kemanusiaan             Kematian Petugas Medis; Pemerintah Harus Berbenah             Daerah Terpencil Sebagai Indikator Keberhasilan             Resiko Petugas Sosial             Kebijakan RI Perbanyak Barang Impor Masuk