Biden Batalkan Larangan TikTok dan WeChat
berita
Sumber Foto : Reuters
10 June 2021 15:50
Watyutink.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden memutuskan untuk membatalkan surat perintah pendahulunya, Donald Trump yang melarang pengunduhan aplikasi asal China, TikTok dan WeChat, Rabu (/6/2021).

Biden menyatakan pembatalan tersebut melalui surat perintah yang juga meminta Kementerian Perdagangan untuk terus memantau kemungkinan aplikasi tersebut mengancam keamanan AS.

Ia memberi waktu 120 hari bagi Kemendag AS untuk melindungi data negaranya yang dapat diakses oleh perusahaan TikTok dan WeChat.

Sebelumnya, Trump memang memerintahkan larangan TikTok dan WeChat pada Agustus 2020 lalu karena perusahaan asal China itu diduga mengancam keamanan nasional AS.

Namun, pengadilan menolak perintah larangan Trump tersebut. Larangan itu pun tak pernah benar-benar berlaku di Amerika Serikat.

Trump sempat menggugat keputusan pengadilan itu. Namun, Biden kemudian mengambil alih kepemimpinan AS pada Januari lalu.

Kendati Biden mencabut larangan Trump, sejumlah sumber di Gedung Putih menyatakan bahwa sang presiden sebenarnya masih sangat khawatir dengan keamanan TikTok dan WeChat.

Para pejabat Gedung Putih pun menegaskan bahwa penyelidikan mengenai keamanan TikTok yang dimulai pada 2019 lalu hingga kini masih berlangsung.

Sementara itu, pengacara yang menggugat perintah larangan Trump, Michael Bien, mengapresiasi keputusan Biden ini. Menurutnya, pemerintah tak seharusnya melarang aplikasi yang sudah diunduh jutaan orang jika penyelidikan belum rampung.

"[Saya mengapresiasi Biden mencabut] larangan WeChat yang dapat mematikan wadah komunikasi besar yang diandalkan jutaan orang di Amerika Serikat," tutur Bien.

Dilarang oleh pendahulunya, lalu dibatalkan. Kondisi pemerintahan seperti ini sering menjadi penghambat kemajuan. Di mana tiap ganti presiden, ganti pula sistem. Tak ada keberlanjutan.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF