Ganjil Genap Bakal Diterapkan Selama 24 Jam di Semua Ruas Jalan Ibu Kota
berita
Sumber Foto : kompas.com
10 August 2020 16:08
Watyutink.com – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemprov DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya tengah mengkaji kemungkinan menerapkan sistam ganjil genap selama 24 penuh. Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur ( Pergub) 51 Tahun 2020 mengenai Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Selain itu lokasi ganjil genap juga diperluas, tidak hanya 25 titik melaikan di semua ruas jalan di ibu kota.

Saat memberikan keterangan, Minggu 9 Agustus 2020, Syafrin menambahkan ganjil genap juga akan diterapkan semua kendaraan. Tidak hanya mobil tapi juga sepeda motor. Namun Syafrin menegaskan rencana tersebut akan diterapkan setelah Pemprov DKI melakukan kajian dan evaluasi terhadap pemberlakuan kembali sistem ganjil genap pada Senin 10 Agustus 2020.

Pemprov DKI Jakarta menurut Syafrin akan melihat beberaka indikator terhadap penerapan sistem ganjil genap. Jika pengguna kendaraan masih melakukan pelanggaran meski ada sanksi dan ditambah situasi jalan yang masih padat karena volume kendaraan pribadi tak berkurang, maka kajiannya akan dimulai.

Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta memutuskan kembali menerapkan sistem ganji genap di 25 ruas jalan. Sistem yang dirancang untuk mengatasi kemacetan jalan ini berlaku sejak Senin 3 Agutus 2020. Namun sanksi baru akan diterapkan sejak sepekan setelahnya atau Senin  10 Agustus 2020.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Herman Ruswandi mengatakan pelanggar akan dikenakan sanksi berupa denda atau kurungan. Saat memberikan keterangan, Minggu 9 Agustus 2020, Herman menjelaskan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 287, pelanggar sistem ganjil genap akan terkena sanksi denda Rp500 ribu atau kurungan selama dua bulan.

Transportasi massalnya gimana, sudah siap atau belum pak?

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF