Gudang Penyimpanan Barang Temuan Masyarakat Mako Brimob Jateng Meledak
berita
Sumber Foto : tribunnews.com
14 September 2019 09:41
Watyutink.com – Gudang penyimpanan barang temuan masyarakat  di Komplek Mako Brimob Polda Jateng, Srondol Kota Semarang meledak, Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 07.00 pagi. Ledakan terdengar sebanyak dua sampai tiga kali. Suara ledakan terdengar hingga Sekaran, Gunung Pati.

Ledakan dari gudang yang berukuran enam kali enam ini mengakibatkan satu unit mobil dan satu unit truk rusak parah. Selain itu salah satu anggota brimob terluka akibat terkena serpihan ledakan dan telah di larikan ke Rumah Sakit Bayangkara.

Menurut Kapolda Jateng Irjen Ryco Amelza Dahniel, gudang yang meledak lokasinya terpisah dari gudang amunisi, gudang senjata, dan gudang bahan peledak, Sabtu (14/9/2019). Gudang ini berisi barang-barang temuan sisa Perang Dunia seperti bahan peledak oleh masyarakat. 

Baca Juga

Sejauh ini 2 unit mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk memadamkan kebakaran, serta 1 unit mobil ambulance telah disiagakan untuk mengevakuasi korban jiwa.

Polisi masih melakukan sterilisasi di sekitar lokasi agar masyarakat dan awak media tidak mendekat. Selain itu untuk sementara aliran listrik dilokasi tersebut dimatikan. Sejauh ini belum diketahui penyebab terjadinya ledakan.

Semoga tidak ada ledakan susulan Pak.

Tetaplah kritis membaca berita!

(Zc)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Tinjau Kembali Struktur Industri Nasional             Benahi Dulu ICOR Indonesia             Ekonomi Digital Jadi Pelengkap Saja             Stop Bakar Uang, Ciptakan Profit             Potensi Korupsi di Sektor Migas             Revisi UU KPK Berpengaruh Langsung terhadap Perekonomian Indonesia             Benahi Governance DPR Untuk Hindari Konflik Kepentingan             Pebisnis Lebih Tahu Masalah Riil di Lapangan             Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri