Imbauan Pemerintah Tak Digubris, Pasien Virus Corona Terus Bertambah Dekati 2.500 Orang, 209 Meninggal Dunia
berita
Sumber Foto : Dok. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
06 April 2020 16:52
Watyutink.com – Jumlah pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19 masih bertambah. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto atau Yuri mengatakan hingga Senin (6/4/2020) pasien positif virus corona berjumlah 2.491 orang. Korban meninggal dunia sebanyak 209 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 192 orang.

Saat memberikan keterangan pers di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (6/4/2020) Yuri menjelaskan terjadi penambahan 218 kasus positif corona baru dibandingkan Minggu (5/4/2020) kemarin. Korban meninggal dunia bertambah 11 orang dan pasien sembuh juga bertambah sebanyak 28 orang.

Sehari sebelumnya, jumlah pasien positif terpapar virus corona sebanyak  2.273 orang. Korban meninggal dunia sebanyak 198 dan pasien sembuh sebanyak 164 orang.  Yuri mengonfirmasi penambahan kasus positif corona baru didapatkan dari hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan bukan hasil rapid test. Pemeriksaan dengan metode PCR disebut-sebut lebih akurat dan hasilnya lebih bisa dipercaya dibandingkan rapid test.

Yuri menambahkan masih adanya penambahan kasus virus corona baru lantaran masih banyak orang yang tidak mematuhi imbaun pemerintah, seperti menggunakan masker saat berada di luar rumah. Selain itu banyak orang juga masih mengabaikan pentingnya mencuci tangan dan menjaga jarak atau social distacing.

 Itulah sebabnya Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen)Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini meminta masyarakat mematuhi imbauan pemerintah tersebut. Yuri yakin, bangsa Indonesia bisa melalui masa sulit ini jika semua pihak bersedia dengan ikhlas bekerja sama. Selain itu masyarakat juga ikut serta melindungi diri, keluarga, dan masyarakat.

Untuk menangani wabah virus corona pemerintah telah menerbitkan sejumlah peraturan, diantaranya, Keppres No. 11 tahun 2020 tentang status Kedaruratan Kesehatan. Selain itu ada pula Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020 soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), serta Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) terkait anggaran penanganan dampak Covid-19.

Nyatanya jumlah pasien positif masih terus bertambah, artinya semua aturan itu belum mampu mencegah penularan virus corona. Perlu aturan yang lebih tegas dan nyata pak!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF