Larang Iklan Rokok di Jakarta, Anies Sebut Hanya Boleh di Bioskop dan Tempat Hiburan
berita
Satpol PP tutup tempat jualan rokok di Jakarta Barat. Sumber Foto : Antara/Walda
23 September 2021 11:00
Watyutink.com - Gubernur Anies Baswedan mengingatkan kembali soal larangan iklan rokok di wilayah DKI Jakarta. Anies menegaskan sesuai aturan yang berlaku, iklan rokok tidak boleh ada atau dipublikasikan di tempat-tempat yang dilarang. Aturan yang dimaksud adalah Pergub Nomor 1 Tahun 2015 dan Pergub 148 Tahun 2017 tentang reklame.

Saat memberikan keterangan, Rabu 22 September 2021, Anies menjelaskan iklan rokok masih diperbolehkan tapi hanya di lokasi-lokasi tertentu. Sesuai aturan yang ada, menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini iklan rokok boleh dipasang di tempat hiburan, seperti bioskop dan tempat lain yang pengunjungnya adalah orang dewasa dan  bukan anak-anak atau usia sekolah.

Selain tempat tersebut, Anies menegaskan iklan rokok tidak boleh ada. Baik outdoor maupun indoor, di luar maupun dalam ruangan. Apalabila iklan rokok tidak ditutup atau diturunkan, Anies memastikan bakal ada tindakan tegas. Petugas akan menutup atau menurunkan iklan rokok tersebut.

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menambahkan sampai saat ini sanksi yang diberikan baru bersifat teguran. Belum ada sanksi denda kepada pemilik toko atau pengelola tempat lainnya. Sanksinya hanya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menurunkan atau menutup iklan yang menampilkan produk rokok.

Anies pun mengimbau para pemilik toko, minimarket dan supermarket agar mematuhi aturan tersebut. Sebelum Satpol PP bertindak sebaiknya pemilik atau pengelola tempat segera menutup atau menurunkan iklan rokok. Imbauan ini menurut Anies sekaligus edukasi terkait larangan iklan rokok.

Iklan rokok di televisi masih banyak pak!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF