Muhaimin Iskandar Usul Adzan Tiap Masjid Beda 1 Menit agar Tidak Bising
berita
Sumber Foto : beritajatim.com
21 October 2021 08:00
Watyutink.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengusulkan agar suara adzan masjid tidak bersamaan. Hal ini guna menghindari anggapan suara adzan menyebabkan bising. Menurut pria yang kini disapa Gus Muhaimin itu suara adzan bisa diatur selisih 1 menit setiap masjid.

Dalam keterangan tertulisnya Senin 18 Oktober 2021, Gus Muhaimin menyatakan usulan tersebut menanggapi polemik suara adzan di Jakarta yang tengah disorot media asing. Menurutnys, persepsi suara adzan bising muncul di negara-negara yang mayoritas non muslim.

Gus Muhaimin menambahkan persepsi seperti itu belum tentu ada di negara muslim, termasuk Indonesia. Itulah sebabnya Wakil Ketua DPR ini meminta semua pihak saling menghormati ajaran semua agama termasuk Islam.

Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) ini juga meminta pemerintah mempertegas aturan terkait kumandang adzan. Hal itu menurut Gus Muhaimin lazim dialukan di negara-negara muslim. Salah satu aturan yang bisa diterapkan adalah memberikan jeda atau selisih tiap masjid.

Gus Muhaimin menjelasksn, saat ini saat tiba waktu sholat semua masjid mengumandangkan adzan secara bersamaan. Bisa jadi umat Islam yang mendengarnya bingung mau menjawab adzan yang mana. Itulah sebabnya lebih baik diatur, setiap masjid adzannya beda 1 menit.

Sebelumnya kantor berita yang berpusat di Paris, Prancis, Agence France-Presse (AFP), menyoroti suara adzan di Jakarta. AFP menuding kumandang suara panggilan sholat bagi umat Islam itu telah menimbulkan gangguan pendengaran serta kecemasan bagi orang yang bertempat tinggal di sekitar masjid.

Pada Kamis 14 Oktober 2021, AFP menampilkan tulisan berjudul "Ketakwaan atau gangguan kebisingan? Indonesia mengatasi reaksi volume azan" yang berisi  pengakuan seorang wanita berusia 31 tahun. Wanita dengan nama yang sengaja disamarkan sebagai Rina itu mengaku beragama Islam.

Rina menyatakan selama ini merasa terganggu dengan suara adzan. Rina diketahui adalah pengidap gangguan kecemasan (anxiety disorder) yang tidak bisa tidur, mengalami mual untuk makan, dan takut untuk menyuarakan komplain soal suara azan dari masjid di dekat rumahnya.

Rina menuturkan selalu terbangun dari tidurnya pukul 3 dini hari karena terusik suara adzan dari masjid di dekat rumahnya. Pasalnya selain untuk adzan pegeras suara juga digunakan untuk membangunkan orang 30 menit sebelum waktu sholat subuh. Rina menambahkan sudah selama 6 bulan terakhir merasakan gangguan tersebut. Namun ia mengaku tidak berani komplain soal suara adzan.

AFP menerangkan, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Itulah sebabnya masjid dan adzan menurut AFP, adalah hal yang dihormati di Indonesia. Mengkritisi azan dan masjid bisa berujung pada tuduhan penistaan agama dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kalau ada 60 masjid bisa beda 1 jam dong Gus, sholat Maghrib bisa lewat itu.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF