PPKM Diperpanjang Hingga 1 November, 9 Daerah di Jawa Masuk Level 1
berita
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
19 October 2021 09:00
Watyutink.com - Pemerintah kembali memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 di Jawa dan Bali. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat menyampaikan konferensi pers, Senin 18 Oktober 2021. 

Dalam pengumumannya, Luhut menyatakan PPKM Jawa Bali diperpanjang selama 2 pekan atau 14 hari, sejak Selasa 19 Oktober sampai Senin 1 November 2021. Dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden itu, Luhut menjelaskan terdapat 54 kabupaten kota yang saat ini berstatus PPKM Level 2. 

Sedangkan 9 daerah di Jawa saat ini sudah masuk Level 1. Kabupaten dan kota tersebut adalah Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar di Jawa Barat, Kota Tegal dan Kota Semarang di Jawa Tengah. Sementara di Jawa Timur kota yang masuk Level 1 adalah Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar, dan Kota Pasuruan

Luhut menambahkan, akan ada beberapa pelonggaran pada pelaksanaan PPKM kali ini. Pelonggaran yang dimaksud seperti pembukaan tempat bermain anak di mal atau pusat perbelanjaan di daerah level 2, penambahan kapasitas bioskop menjadi 70 persen, dan diizinkannya anak di bawah 12 tahun masuk tempat wisata.

Pelonggaran dilakukan setelah pemerintah menilai situasi pandemi sudah menunjukkan penurunan.

Sementara itu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Inmendagri tersebut berisi peraturan teknis perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali periode 19 Oktober-1 November 2021. Dalam Inmendagri 53/2021 disebutkan daerah yang menerapkan PPKM Level 1 dianggap telah memenuhi syarat indikator dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

Indikator tersebut yakni, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Jumlah rawat inap di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk dan kasus kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk.

Selain itu, target cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Blitar sudah sebesar 70 persen dan cakupan vaksinasi dosis pertama untuk lansia sebesar 60 persen.

Semoga terus membaik.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF