Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, TNI dan Polri Gelar Pasukan Pengamanan
berita

17 October 2019 11:30
Watyutink.com – Pasukan gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kepolisian RI (Polri) menggelar apel gelar pasukan pengamanan di Lapangan Monumen Nasional (Monas), dalam rangka persiapan mengawal pengambilan sumpah dan pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden-wakil presiden periode 2019-2024 (17/10/2019).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji, dan Wakil KSAU Marsekal Madya Fahru Zaini Isnanto turut hadir dalam apel gelar pasukan tersebut.

Panglima Hadi menyampaikan apel gabungan digelar untuk memeriksa kesiapan akhir seluruh satuan, personel, alat perlengkapan, dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang akan digunakan untuk pengamanan pelantikan pada 20 Oktober 2019.

Hadi menyampaikan untuk seluruh pasukan memahami dan menguasai rincian tugas serta aturan pelibatan dan setiap personel yang terlibat dalam pengamanan agar senantiasa waspada di setiap perkembangan situas menghadapi perkembangan situasi.

Ia juga meminta seluruh personel mencermati dan mengolah setiap informasi yang masuk dari intelijen, sebab kegagalan memahami informasi akan menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak tepat dan dapat membahayakan pelaksanaan tugas.

Hadi juga menegaskan bahwa tugas pengamanan oleh personel TNI dan Polri kali ini untuk kepentingan bangsa dan negara, sebab marwah dan nama baik NKRI dipertaruhkan.

Sebagai penutup, Panglima TNI meminta dan mengajak agar seluruh komponen bangsa ikut serta menjamin keberhasilan pelaksanaan pelantikan presiden-wakil presiden yang akan diselenggarakan di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Pasukan pengamanan sudah bersiap, semoga semua kegiatan pelantikan maupun unjuk rasa berjalan dengan baik.

Tetaplah kritis membaca berita! (oct)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

FOLLOW US

Amat Dibutuhkan, Kebijakan Pertanian yang Berpihak pada Petani!             Perekonomian Dunia Masih Dihantui Ketegangan dan Ketidakpastian             Revisi Aturan-aturan yang Tidak Pro Kepada Nelayan!             Kebijakan KKP yang Baru Harus Didukung             Figur Menjadi Penting untuk Melaksanakan Dua Peran BUMN             Restrukturisasi, Reorganisasi untuk Efisiensi dan Efektivitas BUMN             Kembalikan Proses Pemilihan Pejabat BUMN kepada Spirit Reformasi             Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong